Posko Pelayanan Angkutan Lebaran, Dishub Bojonegoro Terjunkan Puluhan Personel
Posko pelayanan dan monitoring angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah.

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan posko pelayanan dan monitoring angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah. Posko ini guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro Welly Fitrama menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan 92 personil Dishub serta 8 kendaraan operasional untuk mendukung pelaksanaan pelayanan selama masa angkutan Lebaran.

“Personel dan armada yang kami siapkan akan bertugas di beberapa titik pos pelayanan dan pos pengamanan guna memantau kondisi lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Welly Fitrama.

Dishub Bojonegoro menempatkan petugas di sejumlah pos pelayanan angkutan Lebaran, di antaranya Rest Area UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) serta Pos Pantau Jalan Ahmad Yani. Di lokasi tersebut, petugas akan berjaga dalam dua shift setiap harinya.

“Di Rest Area UPT PKB, petugas berjaga mulai pukul 07.00–19.00 WIB dan dilanjutkan shift malam pukul 19.00–07.00 WIB. Sementara di Pos Pantau Jalan Ahmad Yani, petugas bertugas pukul 08.00–20.00 WIB dan shift malam pukul 20.00–08.00 WIB,” jelasnya.

Selain itu, Dishub juga turut bergabung dalam pos pelayanan dan pengamanan terpadu bersama instansi terkait yang tersebar di beberapa titik, yakni Pos Pam Baureno, Pos Pam Padangan, serta Pos Yan UPT PKB. Setiap pos dijaga oleh petugas secara bergantian selama 24 jam.

Welly menambahkan bahwa keberadaan posko pelayanan dan monitoring ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan selama momentum Lebaran.

“Kami berharap dengan adanya posko pelayanan ini, kondisi lalu lintas selama angkutan Lebaran di Bojonegoro dapat terpantau dengan baik, sehingga masyarakat yang mudik maupun yang melintas di wilayah Bojonegoro dapat merasa lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. [feb/mu]