KKN UNUGIRI dan DKPP Bojonegoro Bagikan 750 Bibit Sayuran di Tondomulo

Oleh: Tim KKN UNUGIRI Kelompok 29

blokBojonegoro.com - Kolaborasi antara Kelompok 29 KKN PINTAR UNUGIRI dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, sukses menggelar sosialisasi dan pembagian bibit sayuran di Balai Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, kemarin.

Kegiatan dihadiri perangkat desa, perwakilan DKPP, Dosen Pendamping Lapangan, Mahasiswa kelompok 29 KKN PINTAR UNUGIRI, serta masyarakat setempat.

[Baca Juga: WISATA KULINER D'KONCO CAFE https://blokbojonegoro.com/2025/08/10/bingung-tempat-acara-di-bojonegoro-d-konco-cafe-jawabnya/

Koordinator BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kedungadem, Sandy Trifika Haryoko menyampaikan, total dan jenis bibit yang akan dibagikan. Total ada 750 bibit yang akan disalurkan, terdiri dari cabai rawit, cabai keriting, tomat, terong, dan bunga kol.

"Harapannya agar bibit sayuran yang dibagikan dapat ditanam dan dirawat dengan baik oleh masyarakat. Langkah kecil seperti ini memanfaatkan pekarangan rumah bisa menjadi solusi ketahanan pangan keluarga," terangnya.

Senada dengan BPP Kedungadem, Kepala Desa Tondomulo, Yanto, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat inovasi desa. Ia menilai, kolaborasi dengan mahasiswa dan DKPP mampu memacu masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan pekarangan. 

“Inovasi dari anak-anak KKN ini sangat bermanfaat. Desa butuh energi baru untuk mengembangkan potensi, dan ini salah satu langkah nyata menuju kemandirian," tambahnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Moh. Yusuf Effendi, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak. Termasuk kepada DKPP yang telah membantu program kerja, serta pemerintah desa dan masyarakat Tondomulo yang telah menerima program KKN dengan baik. 

"Melalui kegiatan ini, kami berharap program kerja yang dirancang bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.

Sosialisasi tentang pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran disampaikan oleh Moh Hafidz Alfa Rizqi perwakilan dari mahasiswa KKN. Ia menjelaskan secara bagaimana cara menanam dan merawat agar hasilnya optimal.

Tak hanya itu, kelompok KKN juga menampilkan inovasi karya mahasiswa. Nanik Indah Lestari mempresentasikan hasil produk anyaman pandan sebagai upaya meningkatkan ekonomi kreatif desa. 

Sementara itu, May Rindian Fika menyerahkan inovasi berupa alat penanam jagung sederhana kepada perangkat desa, yang disambut antusias oleh para petani setempat. Suasana semakin hidup saat pembagian bibit dilakukan bersama DKPP. 

Salah satu peserta, Suparman, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah acara ini berjalan lancar. Bibit sayuran yang dibagikan tentu sangat," pungkasnya. [mad]

*Tim KKN UNUGIRI Kelompok 29, di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro