SMKN Kasiman Luncurkan Kelas Industri Hino: Jembatan Emas Menuju Dunia Kerja

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Kamis (4/9/2025) pagi ini menjadi hari bersejarah bagi SMKN Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Sekolah ini resmi meluncurkan Kelas Industri (KI) bersama PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), menjadi sekolah pertama di wilayah ini yang bermitra langsung dengan salah satu produsen kendaraan niaga terbesar di Indonesia.

Acara launching yang berlangsung di Aula SMKN Kasiman ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, mulai dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban, Hidayat Rahman, perwakilan PT. Hino, pengawas sekolah, hingga komite dan orang tua siswa. Suasana tampak khidmat, tapi penuh semangat menandai dimulainya langkah strategis sekolah dalam menjembatani siswa ke dunia kerja nyata.



Sebanyak 25 siswa dari dua jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Ototronik, menjadi peserta pertama program ini. Kepala SMKN Kasiman, Eko Ratmianto, menyampaikan harapannya agar program Kelas Industri bisa merambah ke semua jurusan.

"Kami juga sudah menjalin penjajakan dengan Bank Mandiri untuk jurusan Akuntansi. Ini adalah ikhtiar kami agar semua kompetensi keahlian di sekolah punya akses ke industri," ujarnya.

Program ini bukan hanya tentang pelatihan teknis semata, melainkan juga tentang membentuk pola pikir dan mental kerja sejak dini.

"Kami ingin saat anak-anak lulus, mereka tidak hanya siap kerja, tapi juga memahami ekosistem industri, punya bekal, dan percaya diri," tambah Eko.

Hino: Lebih dari Mitra, Menjadi Pembina

Dalam sambutannya secara daring, Ikhwan Nurrifa’i, mewakili dari PT. Hino Motor Sales Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan dalam membina siswa SMKN Kasiman secara langsung.

"Hino sudah 50 tahun lebih membangun industri otomotif, dan kami ingin siswa-siswa SMK juga punya peran di dalamnya," katanya.

Melalui kerja sama ini, PT. Hino bersama PT. Duta Cemerlang Motors, salah satu dealer terbesar mereka, akan mendampingi pelaksanaan kelas industri. Termasuk memberikan pelatihan, mentoring, dan distribusi lulusan ke berbagai jaringan Hino di Indonesia.

"Keselamatan kerja, etos, hingga soft skill akan kami tanamkan. Kami berharap, lulusan dari sini bisa langsung mengisi kebutuhan industri secara profesional," tambah Dani Kurniawan, After Sales Service GM dari PT. Duta Cemerlang Motors saat dijumpai blokBojonegoro.com disela aktivitas meninjau salah satu spot Kelas Industri.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Bojonegoro-Tuban, Hidayat Rahman, menyebut peluncuran ini sebagai langkah nyata dari semangat “link and match” antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

"Ini adalah simbiosis mutualisme. Siswa belajar langsung dari industri, dan industri dapat SDM yang siap kerja. Kita sedang menyiapkan jembatan emas dari sekolah ke dunia kerja," jelasnya.

Kacabdin juga mengingatkan pentingnya dukungan dari semua elemen sekolah, termasuk guru dan komite.

"Program ini tidak akan berjalan tanpa semangat bersama. Anak-anak, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ini adalah gerbang untuk masa depan kalian," pesan Hidayat Rahman.

Kelas Industri bukan sekadar label kerjasama antara sekolah dan perusahaan. Lebih dari itu, ini adalah strategi masa depan pendidikan vokasi, yang mengintegrasikan kurikulum dengan kebutuhan riil industri.

SMKN Kasiman telah mengambil langkah penting. Besar harapannya, semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Bojonegoro dan sekitarnya, bahwa pendidikan vokasi tak lagi hanya soal teori, tapi tentang bagaimana menyiapkan generasi yang benar-benar siap bersaing di dunia kerja. [feb/mad]