MTQ XXXI Jawa Timur 2025 di Jember Catat Sejarah, Pembukaan Termegah Sepanjang Waktu

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Sejarah baru tercatat di Bumi Pandhalungan. Yakni, Opening Ceremony Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur 2025 yang digelar di Kabupaten Jember, Sabtu (13/9/2025), menjadi perhelatan MTQ provinsi terbesar dan termegah sepanjang penyelenggaraan di Jawa Timur. 

Bahkan, kemegahannya disebut melampaui skala MTQ Nasional sebelumnya. Acara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan penuh khidmat. 

Dalam testimoninya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ kali ini menghadirkan standar baru, baik dari sisi jumlah peserta, kehadiran penonton, maupun kemeriahan rangkaian acara. Jember berhasil membuktikan diri sebagai tuan rumah yang mampu menghadirkan gelaran monumental.

"Inilah MTQ terbesar dalam sejarah Jawa Timur, bahkan skalanya melampaui MTQ tingkat Nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Bupati Jember, Muhammad Fawait, turut menyampaikan bahwa Kabupaten Jember membuka lebar pintu persaudaraan bagi seluruh khafilah. Lebih jauh, ia berharap momentum ini menjadi jalan bagi Jember untuk dipercaya menyelenggarakan MTQ tingkat Nasional di masa mendatang.

"Tak hanya berdampak pada syiar keagamaan, perhelatan akbar ini juga memberi efek positif langsung pada sektor ekonomi masyarakat," tambahnya. 

Sejak pagi hingga malam hari, geliat usaha kecil dan menengah terlihat begitu kuat. Warung, pedagang kaki lima, hingga penjual kue dan kuliner lokal mengalami lonjakan permintaan. Sejumlah pedagang bahkan mengaku dagangan mereka habis terjual berkat tingginya antusiasme pengunjung acara pembukaan MTQ.

MTQ XXXI Jawa Timur 2025 akan berlangsung selama sepekan dengan berbagai cabang perlombaan, mulai dari tilawatil Qur’an, tahfidz, tafsir, hingga syarhil Qur’an. Dari Jember, cahaya Al-Qur’an diharapkan terus menyala, melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlakul karimah, sekaligus membawa kemajuan bagi masyarakat dan daerah. [mad]