5 Kesenian Khas Bojonegoro yang Tetap Lestri Hingga Kini

Kontributor: Umi Faizatul Ufaidah*

blokBojonegoro.com - Selain kaya akan sejarah dan wisata alam, Kabupaten Bojonegoro juga menyimpan kekayaan budaya dan kesenian tradisional yang terus dilestarikan oleh masyarakatnya. 

[Baca Juga: 5 WISATA DESA DI BOJONEGORO YANG MASIH RAMAI https://blokbojonegoro.com/2025/10/05/5-wisata-desa-di-bojonegoro-yang-masih-ramai-dikunjungi-ada-tpg-pilanggede-dan-grogolan-ngunut/]

Sejumlah kesenian khas Bojonegoro masih banyak diminati dan menjadi ikon budaya yang membanggakan. Berikut lima kesenian khas Bojonegoro yang sering dipentaskan dan menyita perhatian pengunjung, dirangkum redaksi InfoLimo blokBojonegoro. 



1. Wayang Thengul

‎Wayang Thengul merupakan jenis wayang kulit khas Kabupaten Bojonegoro yang mempunyai ciri khas gaya pementasan unik. 

Wayang Thengul biasanya digelar dalam rangka acara adat atau peringatan tertentu. Seni pertunjukan ini memadukan lakon tradisional dan dialog humor yang sangat menghibur penonton.



2. Tari Thengul

Tari Thengul adalah tarian tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Tari Thengul kerap tampil dalam acara resmi hingga festival budaya sebagai simbol identitas seni Bojonegoro. 

Biasanya tarian ini dibawakan kelompok penari perempuan dengan gerakan lemah gemulai serta diiringi musik tradisional khas daerah. Juga, dari seni merias wajah juga berbeda, lebih tebal menyerupai topeng wayang thengul.



3. Langen Tayub 

Seni rakyat di Kabupaten Bojonegoro yang selalu memancing masyarakat menari adalah Langen Tayub. Pertunjukan seni yang menggabungkan tari, musik, dan bahasa humor ini sering tampil saat ada hajatan desa, pernikahan dan lain-lain. 

Tayub biasanya diadakan saat hajatan atau tradisi budaya dengan artis utamanya ada di Waranggana. Karena mampu menghidupkan suasana sekaligus melestarikan bahasa dan cerita rakyat setempat, pelaku seni Tayub sangat dihargai. 



4. Sandur

Kesenian Sandur di Kabupaten Bojonegoro merupakan kesenian asli atau lokal yang ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) pada tahun 2018. Sandur pada mulanya berasal dari hiburan masyarakat seusai lelah seharian bekerja di sawah, kemudian berkembang menjadi produk kesenian yang bertumpu pada upacara ritual. 

Kesenian Sandur Bojonegoro ini memiliki unsur cerita (drama), tari, karawitan dan akrobatik (kalongking). Cerita drama yang dibawakan diambil dari cerita lokal warga setempat, dan drama yang dibawakan menggunakan bahasa Jawa Ngoko tetapi tidak jarang juga menggunakan bahasa Jawa Krama. 



5. Alat Musik Oklik

Bojonegoro memiliki banyak jenis kesenian musik tradisional, di antaranya adalah oklik. Oklik merupakan kesenian tradisional khas Bojonegoro yang menggunakan peralatan sederhana yaitu kentongan dari bambu. Jenis musik ini bahkan dimainkan hampir setiap pemuda di Bojonegoro saat bulan Ramadan, yaitu menjelang sahur yang berfungsi untuk membangunkan warga.

Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata, Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Bojonegoro menambah deretan karya dan kerajinan yang terdaftar HKI (Hak Kekayaan Intelektual) tahun 2022. 

Masuknya kesenian tradisional asli dari Kecamatan Balen tersebut, menambah deretan karya dan kerajinan lokal yang diakui HKI. Oklik diakui Hak Ciptanya sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional (EBT). [mad]

‎*Magang Redaksi dari SMKN Dander, Kabupaten Bojonegoro