Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Tiga siswa MAN 2 Bojonegoro berhasil menembus ketatnya seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 dan kini bersiap melaju ke tingkat nasional. Mereka adalah Siti Ai’zatul Qibtiyah Meidhita (Biologi), Tsanian Fitri Anwar H (Geografi), dan Maimuna Zahroun Nikmah (Kimia). Ketiganya menerima penghargaan dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, berupa piagam dan uang pembinaan.
Keberhasilan ini bukan kebetulan. Di balik capaian itu, ada proses panjang, kerja keras, dan sistem pembinaan akademik yang terencana dan konsisten.
"Ini patut kita syukuri. Anak-anak kami bisa lolos ke tingkat nasional berkat bimbingan intensif, kerja sama dengan lembaga bimbel, serta keterlibatan orang tua dan guru. Tapi di atas semuanya, ini juga karena kehendak Allah SWT atas ikhtiar bersama yang sudah kita jalani," ujar H. Abdur Rozaq, Kepala MAN 2 Bojonegoro, penuh syukur.
Ketekunan Siti Ai’zatul: Dari Ragu Menjadi Optimis
Siti Ai’zatul Qibtiyah Meidhita, siswa kelas 12 asal Desa Kabunan, Kecamatan Balen, akan berlaga di OMI Nasional bidang Biologi. Ia mengaku awalnya tidak percaya diri.
"Awalnya nggak yakin bisa, tapi guru-guru di sekolah sangat membantu. Saya diajari materi secara bertahap, difasilitasi belajar, dan akhirnya hasilnya sesuai harapan," katanya.
Kini, Siti mempersiapkan diri lebih serius dengan menambah jam belajar dan menggali referensi soal-soal OMI nasional tahun-tahun sebelumnya. Cita-citanya menjadi dokter semakin memperkuat tekadnya untuk tampil maksimal.
Perjuangan Sania: Keluar dari Zona Nyaman
Tsanian Fitri Anwar H, asal Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, mengaku Geografi bukan bidang yang ia kuasai sejak awal. Tapi dorongan dari guru membuatnya mencoba.
"Awalnya kurang pede karena bukan mapel utama saya. Tapi saya ikut bimbel, belajar malam, datang ke sekolah hari Sabtu, terus latihan. Dari Kabupaten ke Provinsi, waktunya cuma dua minggu tapi saya pakai semaksimal mungkin," ungkapnya.
Menghadapi tingkat nasional, Sania mempersiapkan kemampuan presentasi dan menjawab pertanyaan, karena OMI tingkat nasional menuntut tidak hanya penguasaan materi, tapi juga komunikasi ilmiah yang baik.
Muna, Si Pendiam dari Ma’had, Siap Tampil di Kimia
Maimuna Zahroun Nikmah, siswi kelas 11 yang tinggal di asrama Ma’had MAN 2, menjadi perwakilan Bojonegoro untuk bidang Kimia. Ia berasal dari Kecamatan Kedungtuban, Blora. Saat ditawari ikut seleksi oleh guru, ia langsung tertarik dan menjalani proses bimbingan secara rutin.
Pendekatan intensif dari guru pembimbing membuat Maimuna mantap menghadapi setiap tahapan seleksi. Kini, ia menjadi satu-satunya peserta dari MAN 2 di tingkat nasional yang masih duduk di kelas 11.
Desain Pembinaan Serius: Akademik dan Penguatan Mental
Kepala MAN 2 Bojonegoro, H. Abdur Rozaq, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari desain pendidikan yang fokus pada dua dimensi utama, yakni penguatan akademik dan pembinaan karakter.
"Kami memperbaiki struktur kurikulum, metode belajar, serta meningkatkan kualitas pendidik. Tapi di sisi lain, kami juga melakukan pembinaan secara khusus dengan menggandeng lembaga bimbel seperti Ganesha, Sainsia, dan lainnya," jelasnya.
Seleksi siswa berbakat dilakukan sejak awal, kemudian wali murid diundang untuk ikut terlibat. Peserta didik dengan talenta tertentu diarahkan ke pembinaan intensif, baik internal maupun eksternal.
"Kami ingin Bojonegoro punya ghiroh dan keyakinan untuk bersaing, tidak hanya jadi penonton di kompetisi besar seperti ini. Target kami ke depan, pembinaan harus berjalan 1 hingga 1,5 tahun agar hasilnya lebih matang," tegasnya.
Dengan dukungan penuh dari keluarga besar MAN 2, para siswa kini tengah mempersiapkan diri menuju OMI Nasional yang dijadwalkan digelar pekan kedua November 2025. Kepala madrasah berharap, capaian ini menjadi awal dari tradisi prestasi yang lebih luas.
"Mudah-mudahan ke depan, secara kuantitas dan kualitas bisa meningkat. Kita ingin tidak hanya sekadar ikut, tapi bisa ‘bicara banyak’ di ajang nasional. Semua karena ikhtiar kita bersama," tutupnya. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published