Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan cukup signifikan pada saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp 85.000 hingga Rp 90.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop-UM) Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari mengungkapkan, lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang momen Nataru, sedangkan ketersediaan pasokan di pasaran belum mampu mencukupi permintaan yang melonjak.
Selain faktor permintaan, kondisi cuaca juga turut memengaruhi pasokan. Tingginya tingkat kelembaban udara menyebabkan hasil panen cabai dari petani tidak maksimal, sehingga suplai dari daerah sentra produksi menjadi berkurang.
“Faktor cuaca juga mempengaruhi. Sebab hasil panen menurun,” ungkap Retno, Selasa (9/12/2025).
Retno menegaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan daerah pemasok, untuk menjaga stabilitas ketersediaan dan harga.
“Kami sudah berkoordinasi dengan daerah-daerah pemasok yang selama ini menjadi langganan suplai cabai ke Bojonegoro. Namun, saat ini kondisinya hampir sama, pasokan mereka juga terbatas karena faktor cuaca,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published