Rp1,6 Triliun KIP Kuliah, Sekjen Kemenag Minta PTK Siapkan Beasiswa Mahasiswa Asing dan Warga Sekitar Kampus
Rapat Koordinasi Beasiswa KIP Kuliah

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tahun ini mengalokasikan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) hingga mencapai Rp 1,6 triliun bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin berpesan agar PTKN mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa asing dan memberikan perhatian kepada warga sekitar kampus.

Hal itu disampaikan Kamaruddin Amin saat memberikan arahan pada Koordinasi Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Jakarta belum lama ini. Acara itu diikuti para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKN se-Indonesia.

Menurut Sekjen, beasiswa bagi mahasiswa asing menjadi langkah staretgis dan akan berdampak besar bagi perguruan tinggi dan bangsa. “Kenapa banyak orang Indonesia kuliah di Universitas Al Azhar, karena disana kuliahnya gratis dengan beasiswa dan biaya hidup murah,” terang Kamaruddin Amin.

Kamaruddin melanjutkan Indonesia berpeluang besar menjadi destinasi pendidikan Islam dunia. Saat ini menurut Peneliti Inggris, ada tiga universitas yang berpengaruh di dunia Islam yaitu Universitas Al Azhar, Universitas Madinah dan Universitas Internasional Iran.

Selain beasiswa mahasiswa asing, Kamaruddin Amin juga menyinggung pentingnya perhatian civitas akademika PTKN menguatkan kehadirannya kepada masyarakat sekitar. “Mungkin di sekitar kampus banyak keluarga yang kurang mampu, maka PTKN harus hadir memikirkan mereka, salah satunya dengan beasiswa,” kata Kamaruddin di hadapan 120-an peserta Rakor KIP-K Nasional.

“Perguruan Tinggi harus memberi dampak kepada masyarakat, di tengah kebutuhan masyarakat yang kian kompleks,” sambungnya.

Alumnus S3 Bon University Jerman ini juga membekali para pimpinan PT agar mencari sumber pendanaan lain, selain APBN, yaitu tution fee (UKT), kerja sama penelitian dengan dunia industri, pendanaan dari alumni, serta dana abadi pendidikan (endomen fund). Menurut Kamar, wakaf bisa menjadi salah satu bentuk indomen fund bagi perguruan tinggi keagamaan Islam yang potensial untuk dikembangkan.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Ruchman Basori mengatakan Puspenma merupakan lembaga yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Agama melalui Sekretaris Jenderal. Tugasnya, menangani pembiayaan pendidikan strategis, menyangkut sumber daya manusia.

Dengan ada Puspenma, lanjut Ruchman, maka mulai Oktober 2024 dan seterusnya, pengelolaan KIP-K dan juga PIP pada Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan menjadi kewenangan lembaga ini. Selain itu riset indonesia bangkit (MoRA The Air Funds) juga semua layanan beasiswa di Kementerian Agama.

Pada 2025, Puspenma berhasil menyalurkan program dan anggaran KIP Kuliah sebesar Rp39, 679 miliar bagi 6.012 mahasiswa. Untuk Beasiswa Indonesia Bangkit, telah disalurkan beasiswa kepada 1.029 orang pada 2025 dan Rp50 miliar untuk anggaran riset. 

Menurut Ruchman, koordinasi KIP-K sangat penting untuk menata ulang penyelenggaraan KIP Kuliah, agar profesional, transparan dan akuntabel, karena nilainya mencapai 1,6 trilyun. “Para Direktur Pendidikan pada Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha bersama Wakil Rektor/Wakil Ketua III harus berkolaborasi menangani misi mulia memberikan kesempatan studi kepada mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu,” terang Ruchman.

Koordinasi ini berlangsung dari 13-15 Januari 2026. Hadir, Direktur Pendidikan Hindu I Ketut Sudarsana, Direktur Pendidikan Katolik Albertus Triyatmojo, Direktur Pendidikan Kristen Suwarsono, Sejumlah Kepala Biro Kemahasiswaan PTKN.

Dari internal Puspenma, Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Maria Ulfa, Ketua Tim Program Indonesia Pintar Dikdasmenag Tria Sendi Santoso, Ketua Tim Investasi Pendidikan, Kerjasama dan Riset Hendro Dwi Antoro, Ketua Tim KIP Kuliah, Organisasi Kemahasiswaan dan Pemberdayaan Alumni Amiruddin Kuba, dan para staf Puspenma. [mad]