Ketua DPRD Bojonegoro Minta Warga Tak Perlu Takut Kritik MBG: Asal Sesuai Fakta
Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar (kedua dari kiri) saat memimpin rapat kerja dengan Kepala SPPG se-Kabupaten Bojonegoro (Foto: blokBojonegoro.com/Rizki Nur Diansyah)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar meminta masyarakat tidak perlu takut menyampaikan kritik terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika dinilai tidak sesuai dengan standart ketentuan.

Pernyataan itu disampaikan Abdulloh Umar usai rapat kerja bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro yang membahas evaluasi menu MBG selama bulan Ramadan, Rabu (4/3/2026).

“Seluruh masyarakat berhak menyampaikan saran dan kritik. Sepanjang yang disampaikan itu sesuai dengan fakta, tidak mengada-ada dan tidak mengarang, itu sah-sah saja,” ungkap Umar.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini bahkan meminta warga tidak perlu takut jika menemukan menu yang tidak sesuai standar.

“Tidak perlu takut. Sepanjang yang disampaikan sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Umar menjelaskan, rapat evaluasi itu digelar, sebab ramainya sorotan publik terkait menu MBG yang dinilai tidak sesuai standar dan sempat viral di media sosial. Dari hasil evaluasi, ditemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang.

Umar menekankan pentingnya profesionalisme dari Kepala SPPG dan ahli gizi sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam memastikan kualitas menu sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

“Kalau ada dapur bermasalah atau menu yang tidak sesuai standarisasi, maka Kepala SPPG dan ahli gizinya harus bertanggung jawab. Mereka adalah pintu keluar masuknya,” tegasnya.

Ia berharap evaluasi ini menjadi momentum perbaikan menyeluruh sehingga program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal dan sesuai standar gizi yang telah ditetapkan. [riz/mad]