Reporter: Anang Febri
blokbojonegoro.com - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA) Lamongan kembali menggelar Audisi Anak MI VI Tingkat Jawa Timur pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, seni, dan karakter melalui berbagai kompetisi.
Audisi Anak MI Ini mempertandingkan empat cabang lomba, yakni Baca Puisi, Pildacil (Pemilihan Dai Cilik), Mewarnai Poster, serta Olimpiade Matematika dan IPA (MIPA). Kompetisi diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur yang hadir bersama guru pendamping serta orang tua.
Ketua Program Studi PGMI UNISDA Lamongan, Retno Nuzilatus Shoimah, mengatakan bahwa Audisi Anak MI merupakan salah satu bentuk komitmen Program Studi PGMI dalam menyediakan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.
"Kegiatan ini menjadi media untuk mengembangkan potensi peserta didik sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan sekolah-sekolah di Jawa Timur," ujarnya.
Menurut Retno, penyelenggaraan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan dasar dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh salah satu mitra sekolah sekaligus stakeholder Program Studi PGMI UNISDA Lamongan, Mokhamad Khoiruddin. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
"Kami mengapresiasi konsistensi PGMI UNISDA Lamongan dalam menyelenggarakan kegiatan yang mampu memfasilitasi pengembangan prestasi akademik sekaligus kreativitas siswa. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan sekolah-sekolah mitra dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas," katanya.
Tak hanya menghadirkan kompetisi akademik, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pagelaran seni tari yang dibawakan mahasiswa Program Studi PGMI UNISDA Lamongan sebagai penampilan pembuka. Pertunjukan tersebut memadukan unsur budaya, kreativitas, dan nilai-nilai pendidikan yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik MI dan SD.
Dosen Program Studi PGMI UNISDA Lamongan, Diana Zuschaiya, menilai kegiatan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi peserta lomba, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa calon guru.
"Melalui kegiatan ini mahasiswa belajar merancang, mengelola, dan mengevaluasi sebuah kegiatan pendidikan secara langsung. Kehadiran pagelaran seni tari dalam rangkaian acara juga menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghasilkan dan menampilkan karya seni yang edukatif sebagai bagian dari pembelajaran di SD dan MI," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa integrasi antara kompetisi akademik dan pagelaran seni sejalan dengan karakteristik pembelajaran di jenjang pendidikan dasar yang menekankan keseimbangan antara pengembangan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, karakter, dan apresiasi budaya.
"Karena itu, Audisi Anak MI diharapkan terus menjadi agenda rutin Program Studi PGMI sebagai sarana implementasi pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus wadah apresiasi karya mahasiswa," tambahnya.
Pada akhir kegiatan, panitia menyerahkan piala, sertifikat, dan penghargaan kepada para juara dari setiap cabang lomba sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, dan karakter.
Melalui penyelenggaraan Audisi Anak MI VI Tingkat Jawa Timur, HMP PGMI UNISDA Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar melalui sinergi antara perguruan tinggi, sekolah mitra, dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi siswa, tetapi juga menjadi wahana aktualisasi mahasiswa dalam mengembangkan kepemimpinan, pengalaman penyelenggaraan kegiatan pendidikan, serta kreativitas seni sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi. [lis]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published