Dramatis 5 Set, Timnas Voli Putra Indonesia Kalahkan Thailand 3-2
Farhan Halim mengamuk dan membantu Timnas Indonesia mengalahkan Thailand 3-2

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Timnas Voli Putra Indonesia melawan Thailand di lanjutan AVC Men's Volleyball Cup 2026 di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, Selasa (23/6/2026) malam.

Secara dramatis pertandingan harus dituntaskan dengan lima set, dengan skor akhir 3-2 (19-25, 25-19, 25-22, 23-25, 15-12) untuk Timnas Indonesia.

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja] 

Set pertama, Timnas Indonesia banyak tertekan oleh Thailand. Mengandalkan trisula maut, Farhan Halim, Boy Arnez Arabi dan Fauzan Nibras, serangan-serangan Timnas Indonesia banyak menemukan jalan bantu. Hingga akhirnya skor berakhir 19-25.

Tertinggal 0-1 membuat pelatih karteker Reidel Toiran menginstruksikan anak asuhnya untuk lepas. Terbukti manjur, serangan bertubi-tubi Bor Arnez, Farhan dan Nibras benar-benar dahsyat. Set kedua menang Timnas Indonesia dengan skor 25-19.

Timnas Indonesia makin mendikte perlawanan Thailan setelah menyamakan skor 1-1. Poin demi poin dikumpulkan dan meninggalkan Thailand hingga akhirnya memenangkan laga dengan skor 25-22.

Unggul 2-1 membuat Timnas Indonesia seperti di atas angin di set ke empat. Sejak peluit ditiup wasit, Hendra Kurniawan dan kawan-kawan langsung menyerang. Namun, kelengahan terjadi dan dimanfaatkan Thailand. Skor set ke empat 23-25. 

Skor imbang 2-2 membuat permainan harus dilanjut ke set kelima. Timnas Indonesia langsung tertinggal 0-2 karena kesalahan komunikasi. Namun, setelah itu skor selalu ketat hingga 7-7. 

Pemain Thailand spike kerasnya keluar sehingga skor 10-9 untuk Indonesia. Lagi-lagi poin didapatkan dari block Fauzan Nibras membuat laga menegangkan dengan skor 11-9. Farhan Halim mendapat poin dari service ace, memperlebar keunggulan menjadi 12-9. Thailand memperpendek poin jadi 12-11. Hendra bola potongnya benar-benar menambah poin ditambah Boy Arnez jadi 14-11. Boy Arnez menutup dengan spike keras hingga akhirnya skor 15-12. [mad]