Inilah Besaran Sementara DD Bojonegoro 2019
Besaran sementara Dana Desa (DD) tahun 2019 sudah ditetapkan. Tahun ini besaran sementara DD sebanyak Rp367 miliar lebih (Rp367.201.310.000).
Besaran sementara Dana Desa (DD) tahun 2019 sudah ditetapkan. Tahun ini besaran sementara DD sebanyak Rp367 miliar lebih (Rp367.201.310.000).
Besaran sementara Dana Desa (DD) tahun 2019 sudah ditetapkan. Tahun ini besaran sementara DD sebanyak Rp367 miliar lebih (Rp367.201.310.000).
Guna memfasilitasi korban kekerasan anak yang ada di Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro berencana membangun rumah perlindungan bagi kekerasan anak di Bojonegoro pada 2019 ini.
Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro melakukan penyelidikan dugaan kasus Kepala Desa (Kades) Glagahwangi berinisial HA, yang diduga menyalahgunakan anggaran desa.
Meski besaran Dana Desa (DD) tahun 2019 masih belum final. Namun, sudah bisa dijadikan acuan untuk menyusun Rancana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Cuaca di Kabupaten Bojonegoro saat ini canderung mengkhawatirkan. Lantaran akibat angin kencang, beberapa dapur rumah di Bojonegoro ambruk.
Musim hujan yang cukup tinggi yang mulai intens turun di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada akan terjadinya banjir bandang maupun tanah longsor. Oleh karenanya, BPBD Bojonegoro telah memetakan beberapa kecamatan yang di desanya itu termasuk yang dinilai daerah rawan bencana.
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengingatkan anggota untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai komitmen POLRI hadir di tengah masyarakat.
Hadirnya banjir di berbagai wilayah di Indonesia saat musim hujan datang patut menjadi renungan bersama untuk melakukan upaya preventif secara masif. Tidak terkecuali para insan pendidik. Bagaimana tidak, banjir yang terjadi disumbang oleh tumpukan sampah, selain karena faktor buruknya drainase serta aneka faktor lainnya.
Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Choirul Anam, mengakui kinerja DPRD saat ini cenderung menurun.