Skip to main content

Category : Tag: Ika


Mas Kawin Berupa Cek: Tergolong Mahar Tunai atau Tidak Tunai?

Pemberitaan yang viral, seorang kakek menikahi seorang gadis di Pacitan, menyisakan satu masalah hukum yang luput disoroti. Yaitu penggunaan mas kawin berupa cek, apakah termasuk mahar yang dibayar tunai atau tidak? Hal ini perlu diungkap karena memiliki konsekuensi hukum, apakah pasangan yang berbeda usia jauh itu boleh berhubungan suami istri atau tidak? Terutama jika istri belum mau diajak berhubungan, maka suami harus menunggu sampai cek itu dicairkan istri.

Info Beasiswa Pemda Bojonegoro

Naikkan Anggaran Beasiswa Pendidikan untuk Tingkatkan IPM

Untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui Beasiswa Prestasi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro konsisten dalam hal penganggaran. Pada Perubahan APBD (P-APBD) tahun anggaran 2025, Dinas Pendidikan menganggarkan Rp35,3 miliar dan di 2026 naik menjadi Rp 40,46 miliar.

Gaduh Tayangan Trans7 Tentang Ponpes

IKAMI ATTANWIR Talun: Merusak, Trans7 Harus Dihentikan dan Ditutup

Program televisi nasional, Trans7 yang melecehkan kiai dan Pondok Pesantren (Ponpes) terus menyulut amarah kalahan santri maupun alumni Ponpes. Salah satunya Ikatan Keluarga Ma'had Islami Attanwir (IKAMI ATTANWIR) Talun, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro.

Menanam Akhlak, Menumbuhkan Inovasi: Kisah Nurul Afifah di Ma’arif Award 2025

Di antara gemerlap lampu ballroom Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Minggu malam (12/10/2025), tepuk tangan riuh bergema ketika satu per satu nama penerima penghargaan Ma’arif Award 2025 dipanggil. Dari ratusan peserta se-Jawa Timur, salah satu nama yang mengundang kebanggaan terselip di antara daftar pemenang, yaitu Nurul Afifah, guru muda dari MI Najil Ummah Kenep, Kecamatan Balen, Bojonegoro.

Tiga Siswi MAN 2 Bojonegoro Melaju ke OMI Nasional, Cermin Ketekunan dan Sistem Pembinaan Serius

Tiga siswa MAN 2 Bojonegoro berhasil menembus ketatnya seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 dan kini bersiap melaju ke tingkat nasional. Mereka adalah Siti Ai’zatul Qibtiyah Meidhita (Biologi), Tsanian Fitri Anwar H (Geografi), dan Maimuna Zahroun Nikmah (Kimia). Ketiganya menerima penghargaan dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, berupa piagam dan uang pembinaan.