Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun
Anak-anak memiliki hak untuk bermain. Apalagi di saat mereka masih di bawah usia tujuh tahun. Pada masa itu, bermain adalah aktivitas yang perlu dilakukan.
Anak-anak memiliki hak untuk bermain. Apalagi di saat mereka masih di bawah usia tujuh tahun. Pada masa itu, bermain adalah aktivitas yang perlu dilakukan.
Pemerintah Republik Indonesia, melalui Menpolhukam telah resmi membubarkan ormas Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa hari yang lalu. Terkait hal ini, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro menanggapi positif.
Hidup ini berubah cukup pesat. Internet membuat perubahan makin cepat saja. Dulu, era tahun 90 an informasi tentang apapun, hanya bisa diperoleh dari sumber terbatas. Kita dapat informasi dari radio atau televisi dengan jumlah informasi yang masih bisa dihitung. Tapi kini, informasi bisa datang tiap detik, selalu berubah, tumpang tindih, seakan tak terbatas.
Bulan ramadan, memang banyak orang muslim yang mencari buah kurma untuk takjil saat berbuka puasa. Hal itu terlihat dari penjualan yang meningkat drastis sejak memasuki awal puasa.
Salah satu mainan yang sedang tren bagi anak-anak adalah fidget spinner. Mainan yang dimainkan dengan cara diputar ini diklaim bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi anak.
Ketika para pendukung Persibo Bojonegoro masuk ke dalam Stadion Merdeka Jombang, langsung disambut dengan nyanyian oleh ratusan Jombang Bersatu (Jomber) sebutan suporter dari Laskar Kebo Kicak.
Gapura petilasan Angling Dharma, yang terletak di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, penuh dengan coretan tangan jahil orang yang tidak bertanggung jawab.
Guna rangka mendorong generasi muda yang cerdas serta menumbuhkan wawasan Kebangsaan pada kalangan pelajar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), mengadakan kegiatan yang bertajuk Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan (CCWK), tingkat pelajar SLTA se-Kabupaten Bojonegoro.
Sebagai salah satu daerah yang dulunya dipandang miskin, kolot dan sangat dekat dengan konflik, Bojonegoro berangsur berubah. Dengan role model yang diterapkan Bupati Bojonegoro, Suyoto (Kang Yoto), gaung dari kota ledre ini perlahan menunjukan tajinya. Akses jalan rusak membaik, pendidikan berangsur meningkat dan pelan tapi pasti masyarakatnya juga kian memahami konteks masalah yang tengah mendera. Lantas apa yang membikin demikian bisa terjadi?
Beragam cara ditempuh untuk memberikan layanan kepada masyarakat khususnya dalam hal keterbukaan dan informasi. Untuk semakin meningkatkan kualitas layanan di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jumat (7/4/2017) siang di Pendopo Malwopati dilakukan launching Reaksi Cepat Pengaduan Rakyat.