#inspiratif
Tetap Produktif di Usia Senja
Di usia yang sudah setengah abad, tenaganya masih kuat dan masih terlihat produktif untuk mengolah sule (susu kedelai).
Di usia yang sudah setengah abad, tenaganya masih kuat dan masih terlihat produktif untuk mengolah sule (susu kedelai).
Sejak dua tahun ini puluhan mesin perajang tembakau telah disalurkan ke petani Bojonegoro oleh Dinas Pertanian (Disperta).
Petani tembakau Bojonegoro lebih memilih tembakau jenis Virginia dan Jawa dibandingkan jenis RAM saat musim kemarau. Pasalnya 2 jenis tembakau tersebut lebih mudah dipasarkan kala masuk masa panen.
Warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon dikejutkan dengan ditemukannya mayat laki-laki atas nama Sugik'ono (49) warga Desa Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem yang tergeletak dipetak hutan 69 A RPH Mundu BKPH Ngampel KPH Padangan, Minggu (14/9/2019). Mayat tersebut salah satu staf Perhutani KPH Bojonegoro, yang ditemukan meninggal diduga akibat kelelahan.
Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro tidak membuat para petani berhenti bercocok tanam. Termasuk petani di Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, menanam tanaman yang tahan panas jadi pilihan agar bisa tetap bercocok tanam.
Ratusan kilogram benih bibit tembakau untuk bantuan petani rusak, sehingga tahun 2019 ini petani tembakau tidak bisa mendapat bantuan dari Dinas Pertanian (Disperta ) Bojonegoro, lantaran bibit tembakau yang ada, bila diberikan kepada petani tidak menjamin bisa tumbuh maksimal.
Kemarau yang berlangsung sebelum masa tanam membuat petani kelabakan memilih tanaman yang cocok dan bisa diandalkan saat kemarau panjang, alhasil beberapa petani lebih memilih tembakau. Seperti yang dilakukan petani Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Akibat musim kemarau yang dirasa datang lebih awal, sejumlah petani di Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beralih menanam tanaman tembakau.
Memasuki puncak musim kemarau, mengakibatkan puluhan hektare lahan sawah mulai mengering. Akibatnya petani terpaksa menggunakan pompa air untuk mengairi sawah mereka sepertihalnya yang terjadi di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Tahun 2019 ini, total ada 1.293 jemaah asal Kabupaten Bojonegoro yang dapat berangkat menunaikan rukun islam yang kelima.