Haul Gus Dur Ke-9
Lestari Jedoran di Rangkaian Haul Gus Dur
Suasana kantor PCNU Bojonegoro di Jalan A. Yani, Senin (7/1/2019) malam berbeda dibanding hari-hari biasa. Suara jedoran yang telah lama nyaris susah didengar kembali muncul. Syahdu.
Suasana kantor PCNU Bojonegoro di Jalan A. Yani, Senin (7/1/2019) malam berbeda dibanding hari-hari biasa. Suara jedoran yang telah lama nyaris susah didengar kembali muncul. Syahdu.
Jaringan GusDurian (JGD) Kabupaten Bojonegoro mempersiapkan beberapa kegiatan dalam rangka memperingati haul tokoh Nasional Abdul Rahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur, pada 30 Desember 2018 mendatang.
Menumbuhkan minat baca masyarakat Bojonegoro, terlebih lagi bagi pelajar tentu sangat diperlukan, agar meraka menjadi orang yang gemar membaca.
Untuk meningkatkan daya kunjung masyarakat ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro bakal menyiapkan konsep aplikasi model e-library guna memudahkan pengunjung dalam mencari buku koleksi yang ada.
Setiap hari, pengunjung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro terbilang sangat minim, hal itu, dibuktikan setiap hari masyarakat yang singgah tercatat hanya ada sekitar 60 sampai 70 pengunjung saja.
Pemerintah Desa (Pemdes) Pelem bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Kecamatan Purwosari dan juga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes), untuk membahas Tanah Kas Desa (TKD) Pelem, Jumat (27/7/2018) kemarin di balai desa.
Maraknya berita hoax yang meresahkan masyarakat, membuat Jaringan GUSDURian (JGD) Bojonegoro mengadakan tadarus media di RestKop Irengblez, Jalan Panglima Polim Bojonegoro, Rabu (13/6/2018). Gusdurian Bojonegoro berkomitmen menjadi promotor media damai, terutama media sosial (Medsos).
Komunitas Gus Dur atau yang biasa disebut Gusdurian Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, mengadakan Upgrading Sembilan Nilai Utama Gus Dur di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Gus Dur Desa Gununganyar, Kecamatan Soko Kabupaten Tuban.
Pengunjung perustakaan daerah (perpusda) Bojonegoro tiap tahun terus mengalami penurunan. Pasalnya saat hari-hari biasa pengunjung yang datang tercatat hanya ada puluhan, padahal pengunjung perpustakaan daerah dulu setiap harinya bisa mencapai 100 orang lebih.
Setiap minggu ada saja pihak ketiga yang ingin menyumbangkan buku ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro. Meski jumlah bantuan tersebut terbilang sedikit, namun bantuan itu cukup bearti untuk menambahkan koleksi buku yang ada.