Skip to main content

Category : Tag: Aan


Baru 40 Desa Daftarkan Perangkatnya Ikut JKN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sudah menetapkan Perbub Nomor 1 Tahun 2017 tentang desa. Dimana di dalam Perbub tersebut mengatur 5 persen Dana Desa (DD) diperuntukan untuk membayar JKN bagi perangkat desa. Namun, kenyataan sampai saat ini implementasi tersebut belum berjalan baik di lapangan.

Jumlah Kepesertaan BPJS Kesehatan Terus Meningkat

Pencapaian kinerja program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Bojonegoro yang mencangkup Bojonegoro dan Tuban terus mengalami peningkatan. Sampai dengan 30 Juli jumlah peserta BPJS Kesehatan cabang Bojonegoro mencapai 1.380.910. Di dalamnya juga termasuk peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Jamkesda yang masih dalam proses dan Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Jamkesda sebanyak 6.050.

Masyarakat Bentangkan Bendera Raksasa di Bengawan

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72, di Kabupaten Bojonegoro ada pemandangan yang berbeda. Sebab, selain melakukan upacara di Taman Bengawan Solo (TBS), masyarakat tepi bengawan juga membentangkan bendera raksasa di sungai terpanjang di pulau jawa.

Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Dalam rapat paripurna istimewa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/8/2017) pagi, para eksekutif dan legislatif menyaksikan siaran langsung pidato Presiden RI, Joko Widodo di ruang paripurna. Rapat paripurna istimewa ini menjadi rapat tahunan mengawali kegiatan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72.

Mulai Tahun 2015 Pengunjung Perpusda Menurun

Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bojonegoro, dari tahun 2015 sampai 2017 bulan Juli mengalami penurunan yang lumayan signifikan. Pada tahun 2015 sampai 2016, penurunan pengunjung menjacapai 6.599 orang.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (3)

Tuban Dikuasai Musuh Kepemerintahan Diserahkan Militer

Sebagai pintu masuk pendaratan Agresi Militer Belanda ke-II melalui jalur laut, pusat kota yang berjarak hanya 30 kilometer di sisi timur Pantai Glondongede, Tambakboyo, dengan cepat dikuasai pasukan kompeni. Pusat pemerintahan Tuban sempat dipindah beberapa kali demi menjaga kedaulatan dan kemerdekaan.

Serpihan Agresi Militer II di Tuban-Bojonegoro (1)

Pengintai Kapal Belanda di Tuban

Pantai Glondonggede berjarak sekitar 30 kilometer di sisi barat pusat pemerintahan Kabupaten Tuban, dan masuk wilayah administratif Wedana Tambakboyo (sekarang Kecamatan Tambakboyo). Bentang pantai yang cukup panjang dengan kondisi yang relatif sepi dibanding pantai yang berada di pusat kota, lebih memungkinkan pasukan marinir Belanda mendarat tanpa mendapat gangguan dari pasukan gerilya.

Sosialisi Perbup Sumur Tua, Pemkab Akan Optimalkan Pengelolaan

Sehubungan dengan disahkannya Peraturan Bupati (Perbup) Bojonegoro Nomor 30 Tahun 2017, tentang Pedoman Pembinaan Kelompok Penambang dan Penambang pada Sumur Minyak Tua di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat akan mengoptimalkan pengelolaan sumur tua di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

Cerita Perjuangan Kemerdekaan

Agresi Militer II dari Tuban Sampai Bojonegoro

Perjuangan sebelum dan sesudah teks proklamasi kemerdekaan dibacakan selalu menarik diceritakan ulang. Setiap daerah, termasuk Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, mempunyai tokoh-tokoh lokal dengan cerita heroisme sendiri-sendiri.