Berita Foto
Asap Tebal dan Menara Masjid Agung Tinggal Rangka
Kebakaran hebat melanda menara Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 10.50 WIB.
Kebakaran hebat melanda menara Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 10.50 WIB.
Kebakaran menara Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 10.50 WIB berhasil padam dan tidak merembet ke serambi maupun bangunan utama masjid bersejarah di Kabupaten Bojonegoro tersebut.
Kebakaran hebat melanda menara Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 10.50 WIB. Sumber blokBojonegoro.com di lapangan menyebutkan, jika warga di sekitar Alun-Alun Kota Bojonegoro, Jawa Timur itu geger dan semburat.
Masyarakat yang berada di sekitar Alun-Alun Kota Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 10.50 WIB dibuat geger. Sebab, menara Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro terbakar hebat.
Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro terpilih, Setyo Wahono-Nurul Azizah rencananya Kamis (20/2/2025) dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Gudang SMPN 1 Ngasem, Kabupaten Bojonegoro terbakar. Penyebab kebakaran yang meludeskan gudang tersebut, diduga gegara korsleting listrik, Kamis (30/1/2025).
Warga Desa/Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Ngantin (58) lupa mematikan kompor yang saat itu tengah digunakan untuk merebus ubi. Saat kompor masih menyala, dirinya lupa dan langsung tidur, sehingga menyebabkan api meludeskan rumahnya, Jumat (24/1/2025).
Sampai pagi ini, banjir masih tampak menggenang di sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Mulai Kota, Trucuk, Kapas, Balen dan Kanor. Walupun kebanyakan hanya area pesawahan.
Usai memasak di tungku, Malem (60) warga Desa Papringan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro lupa mematikan bara api yang tersisa. Hal tersebut, memicu kebakaran yang meludeskan tempat tinggalnya, Kamis (16/1/2025).
Format berbeda dilakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menambah kualitas Liga 2 tahun 2024/2025. Selain babak 8 besar home dan away, mereka yang tidak lolos fase selanjutnya akan tetap berjuang hingga akhir kompetisi. Yakni, babak playoff degradasi Liga 2 2024-2025, ada 18 tim peserta yang dibagi ke dalam empat grup. Masing-masing berisi empat dan lima tim (Grup H, I, dan J, K).