#blokBojonegoroTV
Menulis Artikel untuk Guru Bahasa Indonesia
Menulis Artikel untuk Guru Bahasa Indonesia
Menulis Artikel untuk Guru Bahasa Indonesia
Selain diajar mata pelajaran bahasa, MTs Ma'arif Bojonegoro terus mengasah kemampuannya berbahasa di luar lingkungan sekolah. Salah satunya dengan mengikuti kemah bahasa asing di Lapangan Pondok Bahasa Al-Ittihad Tambakromo Cepu, Jumat - Minggu (10-12/10/2019).
Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) mengadakan penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, bagi para pelaku media massa yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (12/10/2019).
Kabar membanggakan datang dari sekolah Madrasah Aliyah Islamiyah (MAI) Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro, yang dua siswanya menjuarai Olimpiade Bahasa Arab dalam Pekan Arabi yang diselenggarakan di kampus Universitas Negri Malang pada Senin (16/9/2019) lalu.
Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) melakukan koordinasi penggunaan Bahasa Indonesia media massa di Bojonegoro, Selasa (16/7/2019) di MCM Resto. Tampak Ketua BBJT, Mustakim, bersama Korda Matraman Amsi Jatim, Muhammad Abdul Qohhar beserta perwakilan pimpinan media di Bojonegoro.
Peranan bahasa Indonesia dalam media massa sangat penting. Namun acap kali dalam penulisan masih dijumpai adanya penggunaan kata yang kurang pas dalam penyampaiannya, sehingga penggunaan bahasa dalam penulisan berita, perlu pembinaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) melakukan koordinasi penggunaan Bahasa Indonesia media massa di Bojonegoro, Selasa (16/7/2019).
Salah satu siswa Madrasah Aliyah (MA) Attanwir Talun Sumberrejo, menjuarai Olimpiade Bahasa Arab tingkat Provinsi dan Nasional. Siswa berprestasi tersebut tak lain adalah Sabrina Franesya Aurelia, siswa asal Kepohbaru yang sekarang duduk di bangku kelas XI MA At-tanwir.
Barangkali masih terbesit di benak Bangsa Indonesia, sebait ikrar yang dibumikan oleh putra-putri terbaiknya 90 tahun silam. Tepatnya pada unsur ke tiga putusan sumpah pemuda yang bunyinya, “Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesiaâ€. Maka seiring dengan lahirnya Indonesia sebagai sebuah bangsa, Oktober juga dicatat sebagai bulan dikukuhkannya bahasa bangsanya, serta secara turun-temurun dirayakan sebagai Bulan Bahasa.
Rembuk Cerpen Sarapan Pagi Penuh Dusta, karya Puthut EA mendapat sejumlah tanggapan, opini, juga sharing tentang nilai intrinsik dan ekstrinsiknya.