#Bahasa untuk Sesama
Syahdu, Rembuk Cerpen Disambut Guyuran Hujan
Suasana panas dan gerah di Senin (15/10/2018) siang, berubah menjadi sedikit sejuk sekitar pukul 16.00 WIB. Sebab, hujan deras mengguyur wilayah kota Bojonegoro.
Suasana panas dan gerah di Senin (15/10/2018) siang, berubah menjadi sedikit sejuk sekitar pukul 16.00 WIB. Sebab, hujan deras mengguyur wilayah kota Bojonegoro.
Pada acara Rembug Cerpen yang akan digelar di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pintar, Jalan Pondok Pinang No 13 Blok F, Sukorejo - Bojonegoro.Senin (15/10/2018) mendatang, bakal dihibur permainan Seruling LaLove.
Bahasa menjadi peranan penting dalam komunikasi, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini dimungkinkan semakin banyak hal yang berkembang di negeri ini. Sehingga para pelajar maupun guru harus bersiap menghadapi tantangan tersebut.
Di zaman yang semakin berkembang, dunia seakan menawarkan kehidupan yang serba modern dan canggih. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat seakan terlena akan kehidupan mewah itu. Tidak dapatdipungkiri bahwa globalisasi membawa dampak positif dari segi ekonomi, politik dan kemudahan berinteraksi. Namun, disamping membawa pengaruh positif, globalisasi juga membawa dampak negatif terhadap penggunaan bahasa daerah yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang kaya akan budaya dan bahasa. Masuknya bahasa asing melalui media-media membuat bahasa daerah menjadi terpinggirkan.
Pentingnya pelajaran Bahasa Daerah tidak bisa dipandang sebelah mata, untuk perilaku siswa. Sehingga, sebagai upaya menenamkan karakter pada siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), sebanyak 155 guru sertifikasi negeri maupun swasta di Kecamatan Sumberejo, mengikuti workshop Bahasa Daerah yang diselenggarakan selama tiga hari di SDN Sumberrejo 1.
Sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam proses belajar mengajar di sekolah. Sebanyak 155 guru sertifikasi dari 41 lembaga SD negeri/swasta di Kecamatan Sumberrejo memperdalam Bahasa Daerah dengan mengikuti workshop di SDN Sumberrejo 1, selama tiga hari.
Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, Selasa (23/5/2017) menggelar Lomba Debat Bahasa Indonesia bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Bojonegoro.
Mahir dalam Bahasa Inggris memang menjadi keinginan banyak orang. Apalagi saat bisa berbicara dengan lancar dan bisa merebut juara I di dalam dua ajang perlombaan sekaligus.