blokBojonegoroTV
Hujan Mulai Turun, Harga Tembakau Mulai Menurun
Hujan Mulai Turun, Harga Tembakau Mulai Menurun
Hujan Mulai Turun, Harga Tembakau Mulai Menurun
Amukan si jago merah kembali melahap gudang tembakau. Kali ini, kobaran si jago merah melahap gudang tembakau beserta isinya di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (14/9/2024).
Gudang tembakau milik mantan Anggota DPRD Bojonegoro, Agus Dita Pratama terbakar. Sekitar 8 ton tembakau kering yang tersimpan di dalam gudang tersebut, ludes dilahap si jago merah, Rabu (11/9/2024).
Curah hujan dengan intensitas sedang mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut, membuat harga tembakau kering rajang di tingkat petani mengalami penurunan.
Produksi tembakau di Bojonegoro, diperkirakan naik pada tahun 2024 ini. Sebab areal tanam tembakau meningkat seluas 15.959 hektar atau naik 4.061 hektar dibandingkan tahun lalu 11.898 hektar.
Musim kemarau menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bojonegoro meningkat cukup signifikan. Namun, mayoritas kebakaran tersebut, disebabkan oleh oknum yang tak bertanggungjawab.
Sebanyak kurang lebih 5 ton tembakau kering di gudang oven tembakau Desa Terate, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro ludes dilahap si jago merah, Senin (2/9/2024) sore.
Bakal Calon Bupati (Bacabup) Setyo Wahono melakukan perbaikan berkas pendaftaran di KPU Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, tampak terjalin keakraban antara Wahono dengan rivalnya Teguh-Farida, Kamis (29/8/2024).
Ada Paribahasa Jawa, Kacang ora ninggal lanjaran. Paribahasa ini pantas menggambarkan sosok Setyo Wahono. Ia banyak belajar dari sikap dan perilaku kedua orang tuanya.
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kini mulai memanfaatkan teknologi pembayaran dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BRI. Salah satunya dilakukan rumah bakso balungan yang berada di Jalan Serma Maun Bojonegoro.Â