Timnas Voli Putri Indonesia di fase grup AVC Women's Volleyball Cup 2026 akan menjalani laga penutup atau terakhir. Yakni melawan Lebanon pada petang hari.
Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bergerak cepat mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan jemaah haji gelombang kedua pasca-fase puncak Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
PPIH Arab Saudi, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, terus mengambil langkah tegas menertibkan berbagai praktik pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji. Terutama membina sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta oknum petugas yang terindikasi melakukan penyimpangan dan dugaan penipuan terkait pengelolaan Dam, badal haji fiktif, kurban, hingga penyusupan jemaah non-prosedural.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, mengambil langkah tegas dalam menertibkan berbagai praktik pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini mencakup penertiban dan pembinaan terhadap sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta oknum petugas yang terindikasi melakukan penyimpangan dan dugaan penipuan terkait pengelolaan Dam, badal haji fiktif, kurban, hingga penyusupan jemaah non-prosedural.
Dua laga lanjutan fase grup AVC Women's Volleyball Cup 2026 di Grup B hari ini, Kamis(11/6/2026) benar-benar menentukan langkah Tim Nasional Voli Putri Indonesia.
Saat opposite dan outside hitter Timnas Voli Putri Indonesia di fase grup AVC Women's Volleyball Cup 2026, menemui jalan buntu saat menyerang, ada satu pemain yang jadi solusi.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menanam 2.000 pohon terdiri dari 1.000 pohon kayu putih dan 1.000 pohon balsa di kawasan embung Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan lingkungan hidup sekaligus langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko terjadinya bencana alam, Selasa (9/6/2026).
Wamenhaj juga menyampaikan informasi penting terkait penertiban Kelompok Bimbingan Ibadah Haji atau KBIHU. Salah satunya terkait dugaan praktik penipuan DAM dan badal haji oleh salah satu KBIHU asal Jawa Barat yang diungkap oleh Tim Pelindungan Jemaah PPIH bersama KJRI.
Hingga kemarin, sebanyak 75 kloter dengan total 29.644 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Indonesia. Dari jumlah tersebut, 72 kloter dengan total 28.536 jemaah dan petugas telah tiba di berbagai debarkasi di Tanah Air. Sementara itu, sebanyak 8.579 jemaah dan petugas haji khusus juga telah kembali ke Indonesia.