Jiwa patriotisme ditanamkan kepada generasi penurus bangsa seperti halnya siswa MTsN Bojonegoro pada puncak kegiatan "Gebyar Merah Putih" yang dilaksanakan Sabtu (19/8/2017), dimana sebelumya kegiatan HUT Ke 72 dimulai sejak 4 hari yang lalu.
Setelah menyelesaikan misi penghadangan Belanda di Mondokan, sisi barat kota Tuban, 9 Januari 1949, Letda Soetjipto langsung mengungsikan dua pasukannya yang terluka ke tempat perawatan kesehatan milik pejuang di Desa Tlogonongko, Kecamatan Semanding. Sementara dia sendiri, setelah memperkuat pasukan gerilya di wilayah Merakurak dan Montong kembali lagi ke pos pertahanan di Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan.
Menjamu Putra Jombang, di Stadion Tulangan Kabupaten Sidoarjo, Minggu (20/8/2017) besok, Laskar Angling Dharma minimal harus bisa menahan imbang tim tuan rumah, jika ingin lolos keputaran berikutnya sebagai perwakilan pemuncak klasemen.
Dari sekian banyak tempat wisata yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, wilayah bagian selatan masih mendominasi wisata Kota Ledre, salah satu yang menjadi faktor adalah karena wilayah selatan banyak terdapat perbukitan.
Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi baru-baru ini mensosialisasikan terkait penambahan alokasi Dana Desa (DD) kepada desa-desa yang melakukan empat program prioritas kementerian desa dalam memanfaatkan penggunaan Dana Desa (DD). Adapun keempat syarat tersebut dalah Penerapan Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), Pembangunan Embung, Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan membangun sarana olahraga, hal tersebut merupakan upaya pengintegrasian ekonomi kawasan pedesaan yang disinyalir akan mempercepat pembangunan ekonomi desa. Tidak tanggung-tanggung alokasi terbaru untuk Dana Desa (DD) tahun depan dari pos kementerian yang dikomandani Eko Putro Sandjoyo tersebut bakalan naik dari 60 triliun menjadi 120 triliun, dengan asumsi bahwa diangka 60 triliun saja rata-rata desa di Indonesia menerima Rp800 juta, maka diangka Rp120 triliun diperkirakan desa akan menerima lebih dari satu miliar.
Setelah secara resmi diumumkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, tiga Komisioner Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro menunggu pelantikan. Rencananya prosesi pelantikan akan dilakukan tanggal 28 Agustus 2017.
Setelah melalui tahapan seleksi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Panwaskab) oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bapilu) Provinsi Jawa Timur akhirnya Komisioner Panwaskab Bojonegoro diumumkan. Dari enam calon Panwaskab yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, tiga orang Panwaskab Bojonegoro resmi diumumkan.
Sebanyak tujuk bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, diundang mengikuti fit and proper test DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jumat (18/8/2017). Hal itu dipastikan dalam surat resmi insturksi partai berlambang banteng untuk mengundang tujuh bakal calon tersebut.
Sesuai dengan surat intruksi resmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, 16 Agustus 2017 terkait pelaksanaan Fit And Proper Test yang akan dilakukan. Rencananya kegiatan yang diikuti Bakal Calon Bupati (Bacabup) itu dilaksanakan di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, jalan Raya Kendangsari Industri nomor 57, Surabaya, Sabtu (19/8/2017) pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72, segenap guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro, tak mau kalah dengan para siswa-siswinya memeriahkan lomba yang diadakan pada hari ini, Jumat (18/8/2017).