E-Filing Masih Jadi Andalan Pelaporan SPT
Program e-Filing masih menjadi andalan agar Wajib Pajak (WP) yang sudah memiliki Nomor Pokok Wajin Pajak (NPWP) agar melaksanakan kewajibannya dengan baik yaitu melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
Program e-Filing masih menjadi andalan agar Wajib Pajak (WP) yang sudah memiliki Nomor Pokok Wajin Pajak (NPWP) agar melaksanakan kewajibannya dengan baik yaitu melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
Peredaran desain uang baru sampai saat ini masih belum diketahui oleh pihak bank Cabang Bojonegoro. Pasalnya sejumlah bank masih menunggu informasi selanjutnya dari Bank Indonesia. Sebab sampai saat ini masih sebatas sosialisasi.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro memprediksikan blangko e-KTP yang mengalami kekosongan sejak Oktober 2016 akan kembali tersedia pada bulan Februari mendatang.
Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja Kementrian Perhubungan terkait rencana pengaktigan jalur rel Kereta Api Bojonegoro-Tuban.
ang dengan desain baru saat ini masih belum ditemukan di Kabupaten Bojonegoro. Bank Indonesia telah menerbitan 11 desain uang baru dengan pecahan kertas sebanyak 7 dan pecahan logam sebanyak 4 secara resmi.
Dinas Pendidikan Bojonegoro menginstruksikan kepada SMA dan SMK untuk tidak memungut iuran bulanan pada enam bulan kedepan. Kecuali setelah tahun ajaran baru mendatang, penarikan sumbangan pendidikan boleh dilakukan.
Saat ini unit yang berada di bawah kantor Pegadaian Cabang Bojonegoro berkurang, dari yang sebelumnya ada enam unit pegadaian di tahun 2016 ini hanya tinggal tiga unit, yaitu Padagang, Kalitidu, dan Banjarrejo.
Sampai akhir tahun 2016, Kantor Cabang Pegadaian Kabupaten Bojonegoro mencatat, jumlah pemakaian dana kredit oleh debitur Out Standing Loan (OSL) memenuhi target. Tercatat sampai akhir tahun, OSL sebesar Rp46,9 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp43 miliar.
Kembalinya Persibo Bojonegoro menjadi anggota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), disambut positif berbagai pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro. Sehingga persepakbolaan di Kota Ledre bisa kembali eksis dan dapat menghasilkan pemain-pemain nasional.
Setelah melalui beberapa kali pembahasan dan menggelar Focus Group Discusion (FGD), untuk merumuskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bojonegoro tahun 2016, rencannya dalam waktu dekat ini 10 Raperda tersebut akan segera disahkan.