Mayat Tak Beridentitas Ditemukan Mengapung di Sungai Besuki, Balen
Jenazah laki-laki tak beridentitas atau Mr. X ditemukan mengapung di aliran Sungai Besuki, Dusun Gampeng, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (27/4/2023).
Jenazah laki-laki tak beridentitas atau Mr. X ditemukan mengapung di aliran Sungai Besuki, Dusun Gampeng, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (27/4/2023).
Musim kemarau di tahun 2023 diprediksi akan datang lebih awal. Oleh sebab itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro siapkan sebanyak 400 tangki air bersih untuk beberapa daerah yang rawan kekeringan.
Musim kemarau diprediksi akan datang lebih awal. Ada 21 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro diperkirakan akan terdampak musim kemarau tersebut. Hal itu, Berdasarkan hasil Konferensi Pers yang dilakukan oleh Badan Klimatologi dan Geo Fisika ( BMKG ) Jawa Timur, Jumat ( 17/3/2023) secara daring.
Akibat debit air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro meningkat. Menyebabkan 147 hektare sawah terendam, selain itu dua tanggul juga terdampak yakni di Kecamatan Baureno dan Kecamatan Kapas, Bojonegoro.
Warga Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan penemuan mayat Mrs. X yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo wilayah setempat, Kamis (2/2/2023) siang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur meninjau dan memberi bantuan terhadap korban angin puting beliung yang menyapu puluhan rumah di tiga Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (8/1/2023).
Sepanjang tahun 2022, Dinas Damkar Bojonegoro telah mencatat sebanyak 860 penyelamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Bahkan peristiwa penyelamatan terbanyak yaitu penanganan sarang tawon sebanyak 347 peristiwa.
Sejumlah petugas gabungan dari Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dan beberapa instansi terkait melakukan tes urine terhadap sejumlah sopir dan kernet bus di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Kamis (22/12/2022).
Seiring tidak menentunya cuaca akhir-akhir ini, Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Djuanda dengan impact based forecast (IBF) serta BNPB dengan Inarisk meminta masyarakat waspada. Dari data yang ada pada 4 Desember 2022 kemarin disebutkan sejumlah daerah di Jawa Timur rawan terjadi bencana alam dan banjir.
Tinggi Muka Air (TMA) bengawan solo turut wilayah Bojonegoro mengalami penurunan, meski begitu penurunan tersebut masih berada di Siaga Dua (Kuning) yakni di 13.34 pielschal pada pukul 18.00 WIB tadi.