BPJS Kesehatan Bojonegoro Pastikan SPPG Terlindungi dalam Program JKN
BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro terus memperkuat perannya dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional (PSN) melalui kolaborasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN).
BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro terus memperkuat perannya dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional (PSN) melalui kolaborasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN).
BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro bersama RSI Muhammadiyah Sumberrejo resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Corporate Social Responsibility (CSR) dan donasi peserta baru, Rabu (29/4/2026), di Aula Gedung Makkah RSI Muhammadiyah Sumberrejo.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama RS Muhammadiyah Kalitidu membantu puluhan warga melunasi tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengatakan, seseorang yang melakukan perjalanan jauh atau safar, termasuk saat mudik, diperbolehkan tidak menjalankan ibadah puasa. Namun, ada adab yang perlu dijaga selama bulan Ramadan.
Fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro dipastikan tetap siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Tahun 2026. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan layanan kesehatan selama libur lebaran.
Selama libur Lebaran 1447 Hijriyah, BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan secara aman dan mudah, baik di daerah asal maupun di daerah tujuan mudik.
Belakangan ini publik digegerkan adanya penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat. Hal tersebut, juga dirasakan warga Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 45.939 peserta di Bojonegoro turut terdampak penonaktifan tersebut.
Di tengah kesibukannya sebagai Manager Marketing dan Finance di sebuah radio lokal, Siska Agustina (35) tetap konsisten menjaga kesehatan. Perempuan asal Kabupaten Bojonegoro ini memilih menjadikan kebiasaan hidup sehat sebagai investasi jangka panjang, dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai pelindungnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mencatatkan capaian penting di sektor kesehatan. Saat ini, seluruh penduduk Kabupaten Bojonegoro telah terdaftar sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Iuran peserta mandiri kelas III Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan naik mulai Januari tahun 2021, menyusul kenaikan iuran kelas lainnya yang sudah berlaku sejak Juli 2020.