Skip to main content

Category : Tag: Budaya


Gerakkan Budaya Bersih, YDTI Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Bojonegoro

Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI) mengadakan Aksi Kampanye Pilah Sampah di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Bojonegoro pada Minggu (7/12/2025). Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Berita foto

Momen Kebersamaan Indonesia–Rusia di Depan Monumen Tolstoy

Sejumlah tamu kehormatan dari Indonesia dan Rusia berfoto bersama di depan patung Leo Tolstoy yang baru diresmikan di Universitas Indonesia (UI), Rabu (3/12/2025). Patung yang dihadirkan melalui kerja sama yayasan “Dialogue of Cultures – United World” dan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia ini menjadi simbol penguatan hubungan budaya dan diplomatik kedua negara.

Indonesia - Rusia

Monumen Leo Tolstoy Sambut 75 Tahun Persahabatan Indonesia–Rusia di UI

Universitas Indonesia (UI) kini memiliki monumen baru yang turut memperkuat jejak hubungan budaya antara Indonesia dan Rusia. Pada Rabu, 3 Desember 2025, patung penulis besar Rusia, Leo Tolstoy, resmi diresmikan di kampus UI. Kehadiran monumen ini menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Rusia serta rangkaian ulang tahun ke-86 Fakultas Ilmu Budaya UI.

Hari guru

Menghidupkan Nilai dan Budaya: SMKN Sugihwaras Rayakan Hari Guru dengan Kreativitas dan Ketulusan

Hari Guru Nasional menjadi momen yang istimewa bagi seluruh warga SMKN Sugihwaras. Sejak pagi, suasana sekolah dipenuhi semangat penghormatan yang tidak diwujudkan melalui hadiah, tetapi lewat karya dan praktik pembelajaran yang diperlihatkan siswa. Kepala SMKN Sugihwaras, Umi Kulsum, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa inilah bentuk apresiasi yang paling tulus bagi para guru.

Kolom

Bersetubuh dengan Waktu

Pernahkah Anda merasa waktu seperti satpam galak yang terus mengawasi, tak pernah berhenti barang sedetik pun? Atau justru seperti kekasih yang menuntut perhatian penuh? Iwan Fals dalam salah satu lagu legendarisnya mengajak kita “bersetubuh dengan waktu”—menggarisbawahi bahwa hubungan kita dengan waktu bukan sekadar persinggungan, tapi pertemuan yang amat intim. Bukan sekadar hidup berdampingan, tapi benar-benar menyelaminya.