Aksi kerja bakti massal yang diinisiasi Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah berlangsung meriah di kawasan Taman Begawan Solo, Jumat (13/2/2026).
Budaya gotong royong kembali digelorakan di Bojonegoro. Wakil Bupati Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bojonegoro menginisiasi aksi kerja bakti massal di Taman Begawan Solo, Jumat (13/2/2026).
Sebuah lagu lawas asal Rusia mendadak kembali mencuri perhatian publik Indonesia. Lagu berjudul “Moy Marmeladny” yang dipopulerkan penyanyi Katya Lel itu kini lebih akrab di telinga warganet Tanah Air dengan sebutan “lagu muah muah”, merujuk pada bagian chorus-nya yang khas dan mudah diingat.
Suasana Aula Atas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (10/2/2026), terasa berbeda. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Kemenag duduk khidmat, bukan sekadar mengikuti kegiatan seremonial, melainkan menerima suntikan motivasi yang menggugah kesadaran diri.
Siang itu, beberapa hari menjelang Ramadan, kampung saya mulai ramai bukan karena pasar murah atau baliho diskon sirup, tetapi karena aroma apem, kolak, dan nasi berkat yang mengepul dari dapur-dapur. Ibu-ibu sibuk menata tampah, bapak-bapak menenteng rantang, anak-anak mondar-mandir sambil mencicipi “jatah bocoran.” Di kalender, hari itu belum puasa. Tetapi di rasa, kami sudah sedang mempersiapkan diri. Orang Jawa menyebutnya ruwahan atau megengan—sebuah tradisi menyambut Ramadan dengan doa, berbagi, dan menata batin.
Di momen bersejarah itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono sekaligus memberikan penghargaan pada tujuh (7) tokoh inspiratif di Kabupaten Bojonegoro. Tokoh inspiratif ini dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam menjaga eksistensi kekayaan bumi dan budaya di Bojonegoro. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam bidang konservasi, edukasi, dan penelitian.
Tradisi Vareniki s Syurprizom atau pangsit dengan kejutan merupakan praktik kuliner simbolis yang telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Rusia, khususnya di wilayah selatan seperti Rostov, Krasnodar, dan Kuban. Dalam tradisi ini, sejumlah benda kecil diselipkan ke dalam pangsit vareniki, masing-masing membawa makna ramalan atau harapan bagi siapa pun yang menemukannya.
Bambang Sutrisno tetap melangkah dengan tenang. Sebagai generasi kelima sedulur sikep atau komunitas masyarakat Samin di Bojonegoro, ia memikul warisan nilai yang tak lekang oleh waktu. Yakni kejujuran, kesabaran, kerja sungguh-sungguh, dan keikhlasan. Nilai-nilai itulah yang baru-baru ini mendapat pengakuan nasional melalui Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025 kategori masyarakat adat.
Ketika malam musim dingin terasa sangat panjang dan salju menyelimuti hampir seluruh negeri, warga Rusia bersiap menyambut momen paling magis dalam setahun: perayaan Tahun Baru. Alih-alih Natal Ortodoks, perayaan inilah yang justru paling hangat dan berpusat pada keluarga. Tahun Baru di Rusia bukan sekadar pergantian kalender, melainkan tradisi yang sarat makna.
Seorang joki memacu sepasang sapeh sakak saat berlaga di lintasan berlumpur di ajang Karapan Sapeh Sakak yang digelar di area persawahan Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025) kemarin.