Skip to main content

Category : Tag: Camat


Sejarah Islam di Bojonegoro

Sejarah Raden Bagus Lancing Kusumo di Clebung Bubulan Bojonegoro

Sejarah penyebaran agama Islam dan tradisi leluhur masih terus dijaga oleh masyarakat Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, hingga sampai saat ini. Berbagai kisah yang dituturkan secara turun-temurun menjadi kearifan lokal masyarakat.

Polisi Ungkap Motif Anak Habisi Nyawa Ibu Kandung di Bojonegoro

Meninggalnya Supatmi (65), warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, akhirnya mulai terungkap. Polisi mengungkap motif Mahfud, anak kandung korban, yang diduga menghabisi nyawa ibunya menggunakan batu paving.

Unugiri Bojonegoro

391 Mahasiswa Tarbiyah UNUGIRI Diyudisium, Dekan: Jadikan Ilmu sebagai Karakter

Sebanyak 391 mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mengikuti Yudisium Fakultas Tarbiyah pada Rabu (2/9/2026). Setelah menyelesaikan rangkaian perkuliahan dan tugas akhir, para mahasiswa didorong untuk menjadikan ilmu yang diperoleh bukan sekadar pengetahuan, tetapi bekal membangun karakter dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Tingkatkan Maharah Kalam Bahasa Arab, Dosen UNUGIRI Uji Efektivitas Media Kubus Berbasis Augmented Reality

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro terus mendorong inovasi dalam pembelajaran bahasa Arab melalui Program Penelitian Dosen Pemula (PDP). Salah satu penelitian yang dilakukan mengangkat tema “Efektivitas Media Kubus Berbasis Augmented Reality dalam Meningkatkan Maharah Kalam Bahasa Arab Siswa.” Penelitian tersebut berlangsung selama sebelas hari, mulai Jum'at 14/8/2026) hingga Senin (24/08/2026) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Fattahul Huda Pungpungan, Bojonegoro.

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Datang ke Muktamar NU Ke-35, Guru Bojonegoro Lari Selama 5 Jam

Namanya Ahmad Zaki Febiansyah, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMP Negeri 1 Kasiman, Bojonegoro, memiliki cara tak biasa untuk menghadiri Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Ia datang ke lokasi Muktamar dengan berlari selama sekitar lima jam.