Harga Daging Sapi Tetap Stabil di Pasar
Menjelang akhir tahun, beberapa bahan pokok banyak yang melunjak naik. Selain itu juga juga berdampak pada beberapa daging, seperti halnya daging ayam yang mengalami kenaikan harga.
Menjelang akhir tahun, beberapa bahan pokok banyak yang melunjak naik. Selain itu juga juga berdampak pada beberapa daging, seperti halnya daging ayam yang mengalami kenaikan harga.
Akhir pekan, Sabtu (19/12/2020) harga ayam Broiller (potong) di sejumlah Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan harga.
Usai alamai lonjakan harga, kini harga daging ayam potong (Broiller) di sejumlah Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro berangsur turun.
Selama sepekan terakhir, harga ayam Broiller (potong) di sejumlah Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan harga, Jumat (30/10/2020).
Usai naik harga saat momen Idul Adha kemarin, kini harga ayam potong di Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro turun.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, yang tinggal hitungan beberapa Minggu. Penjualan harga sejumlah daging sapi di lapak Pasar Kota Bojonegoro terpantau masih stabil atau belum ada kenaikan harga.
Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah atau Tahun 2020, dari pantauan sejumlah harga daging ayam potong di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, sudah mengalami penurunan signifikan dan telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
Pedagang daging sapi di Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro mengeluh lantaran mengalami penurunan omzet yang lumayan besar. Menurunnya omzet para pedagang tersebut, terjadi sepekan pasca hari raya idhul fitri 1441 Hijriah.
Mewabahnya virus corona serta memasuki musim penghujan membuat beberapa harga komoditi di pasaran tak stabil. Namun berbeda dengan harga daging ayam dan daging sapi di Pasar Kota Bojonegoro saat ini terpantau stabil. Harga daging sapi saat ini Rp 100.000 per kilogram, serta daging ayam per ekor terpantau Rp 33.000.
Wacana pabrik sosis di Kabupaten Bojonegoro yang diinginkan oleh Bupati Bojonegoro dirasa cukup bagus, namun itu semua harus dikaji lebih dulu, mulai aspek pemasaran hingga aspek kebutuhan bahan baku serta aspek lainnya, jadi sebelum pabrik itu diwujudkan aspek tersebut sudah terpenuhinya. Hal itu dikatakan Plt. Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Sukaemi.