Skip to main content

Category : Tag: Desa Di Bojonegoro


Jalan Poros Desa di Bojonegoro Rusak, Warga Ngumpakdalem Tanami Pohon Pisang

Sejumlah warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, meluapkan kekecewaan mereka dengan cara unik. Sejumlah pohon pisang ditanam di sepanjang ruas jalan poros desa sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perbaikan selama bertahun-tahun.

Kolom

Potret Desa di Tengah Tekanan Anggaran

Tahun 2026 belum genap berumur panjang, tetapi rasa pening sudah lebih dulu menyergap banyak kepala desa. Bukan karena begadang, bukan pula karena cuaca yang tak menentu, melainkan karena satu hal yang sama-sama mereka pegang di meja kerja: angka Dana Desa yang menurun drastis. Dana yang selama ini menjadi sandaran pembangunan desa kini terasa kempis. Bahkan di banyak tempat, bukan sekadar turun, melainkan seperti terjun bebas. Maka, tanpa dikomando, lahirlah istilah yang beredar dari balai desa ke warung kopi: 2026 adalah tahun pusing nasional para kepala desa.

Genap Setahun, Warga Tambakrejo Trabas Sungai Akibat Jembatan Putus

Setahun berlalu Jembatan penghubung di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro putus. Hal tersebut, membuat warga setempat nekat menrabas sungai yang berada di bawah jembatan, karena tak memungkinkan untuk putar lewat jalur alternatif.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Dulu Banyak Ikan yang Mati, Begini Asal Usul Desa Klepek

Desa Klepek merupakan salah satu dari 14 desa dan letak geografisnya terletak wilayah administrasi Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Desa Klepek adalah desa yang pada awal mulanya hanya terletak ditepian sungai pacal. Menurut cerita para sesepuh desa dijelaskan bahwa nama Desa Klepek diambil dari kata Iwak Ngelepek-ngelepek.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Asal Usul Desa Glagahan, Pelarian Prajurit Kerajaan Mataram Sekitar Tahun 1700

Pada zaman dahulu kala setelah Kerajaan Mataram mengalami perpecahan karena adanya sebuah pemberontakan yang yang didukung oleh pihak penjajahan Belanda ( VOC) sekitar tahun 1700 an, seluruh laskar atau prajurit kerajaan Mataram yang masih setia pada Raja Mataram saat itu tidak menghendaki bersekutu dengan penjajahan Belanda ( VOC), melarikan diri mencari perlindungan di setiap pelosok-pelosok kampung.

#CeritaDesaKu

Sumur Mojo Desa Sobontoro, Konon Tak Pernah Kering Meski Kemarau

Desa Sobontoro merupakan desa yang terletak di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Desa ini terbagi menjadi empat dukuh yaitu Dukuh Sobontoro Timur, Sobontoro Barat, Bahoro dan Dukuh Sentul, memiliki penduduk sekitar 3.354 jiwa meliputi 1.652 Laki-laki dan 1.702 Perempuan.

#CeritaDesaKu

Sebelum Jadi Prambatan, Desa Ini Bernama Soka Lima

Desa Prambatan yang terletak di wilayah Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, dengan letak dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Sekaran dan Desa Kedungdowo, di sebelah barat berbatasan dengan Desa Bogo, Kecamatan Kapas, di sisi selatan berbatasan dengan Desa Mulyoagung, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan Desa Lengkong.