Atap SDN Growok 2 Ambruk
Pasca Insiden Atap Kelas Runtuh, Ini Himbauan Disdik
Peristiwa runtuhnya atap ruang kelas SDN Growok 2 Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, harus menjadi perhatian bagi seluruh Kepala Sekolah.
Peristiwa runtuhnya atap ruang kelas SDN Growok 2 Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, harus menjadi perhatian bagi seluruh Kepala Sekolah.
Sebelum atap ruang kelas SDN Growok 2, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ambrol, pihak sekolah sudah mengantisipasi dengan memberi tiang penyangga, meski begitu atap tetap runtuh.
Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Growok Kecamatan Dander, atap gedungnya runtuh Rabu (19/12/2018) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Runtuhnya atap gedung SDN tersebut sempat membuat warga sekitar kaget karena bunyi keras yang ditimbulkannya.
Sejak gedung Sistem Resi Gudang (SRG) selesai dibangun tahun 2014 lalu, gudang ini dinilai kurang bisa berjalan dengan maksimal. Sejatinya gedung SRG ini mampu menampung hasil panen para petani hingga 2 ribu ton, sangat disayangkan banyak petani belum mau menyimpan hasil panennya di gudang SRG yang berada di Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Melihat kondisi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro yang memprihatinkan, membuat wakil rakyat segera mengambil langkah. Termasuk mengusulkan pembangunan gedung baru di tahun 2019, dengan anggaran Rp 75 miliar.
Lagi-lagi musim kemarau tahun ini peristiwa kebakaran kembali terjadi, kali ini menimpa gudang kosong Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Gedung SMP tersebut nyaris ludes dilalap si jago merah, Senin (6/8/2018).
Gedung satu ini memang legendaris. Bisa dibilang ikonik. Hampir semua warga Surabaya tahu keberadaan gedung itu. Apalagi warga yang lahir sebelum tahun 1970-an.
Ramainya masyarakat saat bulan puasa ramadan di berbagai tempat perbejanjaan, tak berbanding lurus dengan pengunjung pameran kerajinan daerah di Gedung UMKM Jalan Pattimura Kota Bojonegoro.
Pada tahun 2018 ini Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mengusulkan ke Kementrian Pusat, pembangunan 3 gedung baru untuk balai nikah dan manasik haji. Meski begitu dari 3 usulan tersebut hanya satu usulan yang diterima oleh Kementrian Pusat yakni pembangunan gedung baru yang akan dilaksanakan pembangunannya di wilayah Kecamatan Kasiman.
Salah satu rangkaian acara untuk menyambut pergantian tahun dari tahun 2017 menuju 2018 yang ditunggu masyarakat, Gelar Seni Budaya yang menampilkan No Plus Koes Plus Mania diselenggarakan Gedung Serbaguna, Bojonegoro.