Mengantisipasi potensi banjir saat musim penghujan, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro bersama warga Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, bergotong royong membersihkan aliran sungai.
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, terus mempercepat pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di kawasan Rest Area Terpadu. Hingga Senin (3/8/2026), progres pengerjaan telah mencapai sekitar 70 persen.
Harapan warga Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, untuk memiliki saluran drainase yang layak kian mendekati kenyataan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, pembangunan drainase sepanjang 330 meter kini telah mencapai progres sekitar 70 persen.
Peluh menetes di bawah terik matahari Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Di sela bunyi sekop yang mengaduk semen, ketukan palu, dan estafet genteng dari tangan ke tangan, tak terdengar keluhan. Yang ada justru canda, tawa, dan semangat gotong royong yang menyatukan prajurit TNI dengan warga.
Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, pembangunan tak lagi sekadar deretan angka capaian. Jalan yang mulai menghubungkan wilayah, rumah-rumah yang kembali layak dihuni, air bersih yang mengalir ke permukiman, hingga ruang kelas sekolah yang diperbaiki menjadi bukti bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Perkembangan itulah yang ditinjau langsung Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Pembinaan Teritorial (Dirbinter) Staf Teritorial TNI saat berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (31/7/2026).
Suasana kebersamaan tampak mewarnai halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro di Jl. Pattimura No. 7, Jumat (31/7/2026) sore. Sejumlah karyawan dan staf bergotong royong membuat sekaligus memasang berbagai ornamen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari bahan bambu.
Silaturahmi yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pintar Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro Kelompok 42 di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, membuka beragam cerita tentang kehidupan masyarakat desa. Mulai dari persoalan infrastruktur yang belum terselesaikan selama puluhan tahun, tantangan sektor pertanian, hingga kuatnya tradisi keagamaan yang tetap terjaga dari generasi ke generasi.
Pembangunan infrastruktur melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro terus mengalami kemajuan. Salah satu sasaran fisik berupa pengecoran jalan di Dusun Mundu kini berjalan sesuai target dan diharapkan segera meningkatkan akses mobilitas masyarakat.
Bersama-sama untuk peduli terhadap kelompok rentan dan penguatan ketahanan keluarga menjadi pesan utama yang disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada kader PKK di Balai Desa Tembeling, Kecamatan Kasiman, Jumat (24/7/2026).
Pemkab Bojonegoro menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Program Gayatri bagi para penerima manfaat sebagai langkah awal memastikan keberhasilan program pengentasan kemiskinan melalui usaha ayam petelur. Melalui Bimtek tersebut, penerima manfaat dibekali pengetahuan dan keterampilan dari hulu hingga hilir agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.