Usai Pilpres, 162 Desa di Bojonegoro Gelar Pilkades
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berencana menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak untuk 162 desa di 28 kecamatan usai Pilpres dan Pileg 2019.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berencana menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak untuk 162 desa di 28 kecamatan usai Pilpres dan Pileg 2019.
Tim pemenangan Prabowo - Sandiaga Uno di Kabupaten Bojonegoro dari partai koalasi merapatkan barisan, Selasa (18/9/2018). Pasalnya dalam deklarasi tersebut pasangan calon presiden yang diusungnya optimis menang Pemilu 2019 mendatang.
Berbagai persiapan sudah dilakukan partai koalisi yang mengusung Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Kabupaten Bojonegoro. Termasuk memanasi mesin partai dengan menyamakan persepsi untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Kota Ledre.
Proses pengawasan pesta demokrasi tahun 2019 mendatang berbeda dengan Pilbup Bojonegoro dan Pilgub Jawa Timur yang kemarin berlangsung. Namun di tahun politik, pemilu 2019 pengawasan lebih berat karena selain Pilpres, juga ada Pileg (DPRD, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Jumlahnya yaitu 1.040.824 jiwa.
Menjelang Pilpres 2019, akan marak bertebaran informasi hoaks. Karenanya, publik harus lebih berhati-hati share informasi yang didapat dari media sosial, seperti WhatsApp (WA), Instagram (IG), Facebook (FB) dan media sosial lainnya.
Dibandingkan Pilkada 2018, jumlah pemilih pada ajang Pileg dan Pilpres 2019 mengalami kenaikan. Namun, meski pemilih meningkat ternyata jumlah tempat pemungutan suara (TPS) malah mengalami penurunan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro terus mempersiapkan terkait jumlah Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, baik Pilpres maupun Pileg.