5 Alasan Anda Harus Menjadi Morning Person
Bangun di pagi hari memang terasa sukar bagi sebagian orang. Belum lagi bila malamnya harus menuntaskan pekerjaan sampai larut.
Bangun di pagi hari memang terasa sukar bagi sebagian orang. Belum lagi bila malamnya harus menuntaskan pekerjaan sampai larut.
Hasil penelitian American Psychological Association, menyebutkan bahwa persentase anak muda di Amerika yang mengalami beberapa jenis gangguan kesehatan mental telah meningkat secara signifikan selama dekade terakhir.
Apakah kamu termasuk seseorang yang punya kebiasaan menunda-nunda? Tentunya hal tersebut adalah kebiasaan buruk bagi kebanyakan orang.
Ada berapa jumlah follower-mu di Instagram? Ribuan? Nah, coba hitung, ada berapa teman di kehidupanmu yang super nyambung denganmu? Kemungkinan besar sih berkisar belasan atau puluhan.
Pasti kamu sudah tidak asing dengan suplemen otak yang biasa dijual di apotek-apotek. Promosi yang sering diberikan dari suplemen tersebut adalah untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus sehingga mampu mengoptimalkna kinerja, serta mampu menangkal penyakit degeneratif, seperti demensia atau Penyakit Alzheimer.
Semakin tua seseorang, semakin menurun pula daya ingatnya. Hal itu disebabkan oleh sel saraf pada otak yang tidak lagi bertumbuh saat seseorang beranjak dewasa, apalagi ketika lansia.
Gencarnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi turut menyumbang gambaran ideal tentang kecantikan. Tak terkecuali penampilan organ intim wanita ini. Tren kecantikan terus berkembang seiring waktu.
Patah hati merupakan sebuah ungkapan kata yang sering digunakan milenial untuk menjelaskan perasaan sedih mendalam. Diantaranya kehilangan orang yang dicintai, penolakan cinta, atau sebagainya.
Beberapa wanita ingin kulitnya putih dan cerah. Tak heran jika masih banyak wanita yang menggunakan produk pencerah atau pemutih kulit, supaya kulitnya terlihat lebih cerah.
Adanya budaya perkantoran yang telah berubah, lingkungan kerja yang didominasi oleh generasi millennials, atasan yang seumuran, atau munculnya tren pekerja lepas membuat banyak orang mempertanyakan profesionalitas dalam berkarier.