Skip to main content

Category : Tag: It


Bocah Asal Kauman Menderita Tumor

Proses Pengobatan, Ibad Tak Boleh Banyak Gerak

Ibadulah Baihaki, bocah asal Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang didiagnosa terkena penyakit tumor radula sub mandi bola, saat ini masih menjalani pengobatan di rumah. Ibad diizinkan ibunya untuk berhenti sekolah satu bulan kedepan.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (10)

Barisan Pejuang Bertempur dengan Perut Kosong di Beron

Agresi Militer ke II yang dilakukan pasukan Belanda di Indonesia, termasuk di Tuban-Bojonegoro, memuat banyak kisah. Berbeda dengan serdadu Belanda yang bertempur dengan persenjataan lengkap, tenaga profesional, dan logistik yang cukup, tentara dan barisan rakyat pejuang justru sebaliknya, bertempur dengan persenjataan yang terbatas.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (9)

100 Ledakan di Kaliketek, Hingga Gugurnya Lettu Suyitno

Sekitar tujuh hari sebelum dilakukan penyerbuan ke Bojonegoro, Belanda telah menyiapkan jembatan darurat di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, tepi Bengawan Solo. Tempat itu juga yang menjadi kontak senjata dengan pasukan Ronggolawe yang bertugas mempertahankan kota. Terbentang Bengawan Solo dengan lebar sungai masih 80 meter saat itu, antara pasukan Ronggolawe dengan Belanda terjadi baku tembak.

Bocah Kauman Menderita Tumor

Tak Tega Dioperasi dan Terkendala Biaya

Usai didiagnosa menderita tumor, Ibadulah Baihaki bocah asal Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro langsung disarankan untuk operasi. Mendapat saran tersebut dari Rumas Sakit Dr Sutomo Surabaya, orang tua korban masih sangat berat hati melakukannya.

Bocah Kauman Ini Idap Penyakit Tumor

Penyakit memang tidak pernah memandang usia. Seperti yang dialami Ibadulah Baihaki bocah asal Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Siswa tingkat sekolah dasar itu saat ini didiagnosa menderita penyakit tumor. Akibatnya ada benjolan besar di leher yang membuat aktifitasnya terganggu.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (6)

Pasukan Elit Tuban yang Paling Dicari Belanda

Tragedi Kepet dan beberapa pertempuran yang ada di desa-desa di sekitar Semanding, Grabagan, dan juga Jenu, bisa jadi masih melekat di ingatan masyarakat. Tempat itu merupakan titik-titik terjadi pertempuran antara pasukan gerilya dengan pasukan Belanda.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (5)

Caluk Pejuang di Pos Belanda Kepet

Selama pasukan Belanda menduduki wilayah Tuban dan Bojonegoro, mereka tidak hanya menggempur, tapi juga digempur pasukan-pasukan gerilya.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (4)

Gempuran Belanda Memburu Pemerintah Tuban

Sejak mendarat di pantai Glondonggede, Tambakboyo, 18 Desember 1948, pasukan Belanda terus menerus melakukan gempuran dan mengejar pusat kepemerintahan Tuban yang berpindah-pindah tempat.

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (2)

Pantai Tuban Pintu Gerbang Agresi Militer II

18 Desember 1948 pukul 20.00 WIB, pasukan marinir Belanda mendarat di Pantai Glondonggede Tuban sambil melepaskan tembakan secara membabi buta.