Pembangunan Jalan Rigid di 24 Titik ini Sudah 100 Persen
Hingga Jumat (18/9/2020) pembangun jalan di Kabupaten Bojonegoro dengan Rigid pavement atau perkerasan kaku menggunakan beton, di 24 titik sudah mencapai 100 persen.
Hingga Jumat (18/9/2020) pembangun jalan di Kabupaten Bojonegoro dengan Rigid pavement atau perkerasan kaku menggunakan beton, di 24 titik sudah mencapai 100 persen.
Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto menyempatkan pemantauan proyek pembangunan jalan Kecamatan Sugihwaras - Balen, sebagai jalan utama penghubung antar kecamatan, Selasa (15/9/2020), di sela-sela kegiatannya saat melintasi jalur tersebut.
Pembangunan ruas jalan dengan Rigid pavement atau perkerasan kaku yang menggunakan beton sebagai bahan utama perkerasan di wilayah Bojonegoro ada sebanyak 51 titik yang tersebar di semua wilayah Bojonegoro. Jalan dengan total sepanjang 151 Kilometer tersebut bisa rampung atau selesai di akhir Desember 2020 mendatang.
Selain pembangunan jalan rigid beton yang terus digebut pengerjaannya di tahun 2020 ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang juga melakukan pemeliharaan terhadap ruas jalan beraspal yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Kontraktor yang mengerjakan proyek Jembatan LuMe (Luwihaji-Medalem) yang berada di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Desa Medalem, Kecamatan Keradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus berpacu dengan waktu
Intensitas pengerjaan rigid beton atau jalan cor di Kabupaten Bojonegoro makin tinggi belakangan ini. Oleh karena itu, sesuai tugas pokok dan fungsi, Komisi D DPRD Bojonegoro terus melakukan pemantauan.
Seperti diketahui, di sepanjang Jalan nasional Bojonegoro, mulai ujung timur Kecamatan Baureno hingga ujung barat di Kecamatan Margomulyo terhentang tanaman cantik bunga Bugenvil. Saat ini, bunga cantik tersebut sedang bermekaran tampak indah dipandang.
Meski Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) telah menetapkan satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan jalan dengan dugaan kerugian negara sebesar Rp1,3 miliar, Kejari masih melakukan pendalaman pemeriksaan kepada saksi-saksi. Pekan depan, pihak Kejari akan berkoordinasi dengan saksi ahli guna kelengkapan BAP.
Pembangunan di Kabupaten Bojonegoro terus dilakukan, termasuk proyek rigid beton jalan kabupaten.