Waspadai Banjir Bojonegoro
Hujan Makin Sering, Waspada Banjir di Wilayah Bojonegoro
Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Bojonegoro semakin sering terjadi belakangan ini. Bahkan, curahnya cukup besar dibanding sebelumnya.
Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Bojonegoro semakin sering terjadi belakangan ini. Bahkan, curahnya cukup besar dibanding sebelumnya.
Langit Sukorejo sore itu tampak mendung. Hembusan angin membawa aroma tanah basah, pertanda hujan baru saja turun ringan membasahi halaman Masjid Baabus Shofa. Di tengah suasana teduh itu, ribuan jamaah berpakaian putih duduk bersimpuh, melantunkan dzikir dan doa dalam majelis Istighasah As-Shafa yang digelar oleh Yayasan Pesantren Ahlus-Shafa Wal-Wafa Sidoarjo.
Belakangan ini wilayah Kabupaten Bojonegoro, terakhir terus diguyur hujan lebat. Akibatnya, beberapa anak sungai mulai penuh air dan bahkan di bagian selatan Kota Ledre sempat meluap kemarin.
Hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro membuat sebuah pohon di Jalan Jatiblimbing-Sumberarum, Kecamatan Dander tumbang. Akibatnya, tiga warga Kabupaten Tuban alami luka-luka, Rabu (22/10/2025).
Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya di wilayah Kecamatan Gondang. Hujan dengan intensitas tinggi ini terjadi sejak pukul 13.00 WIB, sehingga menyebabkan debit air Sungai Gondang atau Kali Pacal meningkat tajam, Selasa (21/10/2025).
Untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui Beasiswa Prestasi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro konsisten dalam hal penganggaran. Pada Perubahan APBD (P-APBD) tahun anggaran 2025, Dinas Pendidikan menganggarkan Rp35,3 miliar dan di 2026 naik menjadi Rp 40,46 miliar.
Beberapa hari terakhir, cuaca di Kabupaten Bojonegoro tak menentu. Sebab, saat siang hari mengalami panas yang menyengat, sedangkan saat sore hingga malam hari mengalami hujan deras disertai angin kencang dan petir.
Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Salah satu titik yang terdampak cukup parah adalah di Jalan Pattimura.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi Madrasah Aliyah di Kabupaten Bojonegoro. Empat perwakilan dari madrasah berhasil meraih juara pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025, sekaligus memastikan diri lolos ke tahap nasional.
Walaupun di beberapa wilayah telah turun hujan, namun kebakaran masih menjadi musibah yang sering terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Menurut data dari Damkarmat Bojonegoro, kebakaran yang disebabkan konsleting listrik mencapai 50 kasus sejak awal tahun 2025. Disusul dengan penyebab dari tabung LPG sebanyak 33 kasus.