Pasca Longsor
Pengunjung Kedungmoar Mulai Sepi
Kedatangann pengunjung pasca terjadinya tanah longsor yang menimbun destinasi wisata Air Terjun Kedungmoar beberapa pekan yang lalu, kini kondisi tersebut tampak sepi.
Kedatangann pengunjung pasca terjadinya tanah longsor yang menimbun destinasi wisata Air Terjun Kedungmoar beberapa pekan yang lalu, kini kondisi tersebut tampak sepi.
Hasil panen bawang merah petani di Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro hanya bisa dijual di sekitar pasar Kedungadem dan Sumberrejo. Pasalnya, hasil panen baru sedikit dan belum bisa memenuhi kebutuhan di kedua pasar tersebut.
Dipindahnya pedagang di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Kedungadem, Bojonegoro membuat pedagang banyak yang memilih untuk tidak berjualan atau malah memilih berjualan di emperan. Pasalnya, TPS yang berada di belakangan kantor BRI unit Kedungadem itu tidak dekat dengan jalan raya.
Pemindahan pedang pasar Kedungadem benar-benar tidak tepat seperti perjanjian, alias molor. Pasalnya, dari jadwal sebelumnya pedagang di pasar tersebut akan dipindahkan pada bulan Februari, namun sampai pertengahan bulan April pemindahan untuk seluruh pedagang belum juga dilakukan, pedagang masih berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Pasca bencana longsor yang terjadi di Wisata Air Terjun Kedungmaor Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (1/4/2017), kini wisata alam tersebut ditutup sementara untuk umum guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Walau dinyatakan ditutup, wisata air terjun Kedungmaor hingga kini, Rabu, (5/4/2017), masih ramai pengunjung. Hal tersebut di manfaatkan oleh pihak karang taruna (kartar) setempat, untuk menarik kontribusi dari pihak pengunjung.
Paska terjadinya tanah longsor yang menimbun wisata air Kedungmaor, di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang beberapa hari lalu, pihak BPBD yang dibantu personil dari PT. HK, telah melakukan pengalihan aliran sungai dengan membuat saluran baru. Pembuatan saluran tersebut telah selesai pada Sabtu, (1/4/2017) kemarin.
Untuk mengatasi tumpukan tanah dan bebatuan akibat longsor yang menutup aliran sungai di area wisata air terjun Kedungmaor, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama Forpimka, Perhutani KPH Bojonegoro, Dinas Pengairan, BBWS, dibantu PT. HK dan Pemdes Kedungsumber langsung melaksanakan tinjauan lokasi.
Akibat timbunan tanah longsor yang menutupi destinasi wisata air terjun Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, akhirnya wisata tersebut ditutup total.
Hujan lebat yang terjadi kemari malam, Jumat (31/3/2017) mengakibatkan wisata Air Terjun Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, atau lebih tepatnya di kawasan hutan RPH (Resort Pemangkuaan Hutan) Tretes, KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Bojonegoro mengalami longsor, sehingga air terjun yang biasanya ramai dikunjungi tersebut kini terutup tanah dan bebatuan.