Beri Efek Jera Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro, mengingatkan jika ada kekerasan perempuan dan anak, masyarakat diharapkan segera malapor.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro, mengingatkan jika ada kekerasan perempuan dan anak, masyarakat diharapkan segera malapor.
Masih adanya kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, tentu menjadi perhatian tersendiri bagi dinas terkait. Untuk mengurangi dan meminimalisir terjadinya kekerasan kembali, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaunching Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga), Selasa (24/4/2018) di gedung Pusyan Gatra, Jalan Lettu Suwolo Kota Bojonegoro.
Fenomena kasus kekerasan seksual yang menimpa anak di Kabupaten Bojonegoro tidak bisa dianggap remeh, karena belum ada sebulan sudah ada dua kasus yang terjadi. Sehingga pengawasan orang tua terhadap sang buah hati perlu ditingkatkan, lantaran para pelaku kekerasan adalah orang dekat yang sudah dikenal.
Maraknya kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak, membuat seluruh elemen turut prihatin, sehingga mereka mengadakan diskusi untuk menemukan solusi atas permasalahan tersebut. Acara yang diinisiasi Pita Merah diadakan di Matoh Guest House jalan Pondok Pinang Sukorejo Bojonegoro, Selasa (18/7/2017) malam.
Angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bojonegoro, setiap tahunnya masih saja terus terjadi. Sehingga perlu pendampingan dan penyadaran agar kasus tersebut tidak terulang kembali, karena seluruh lapisan mempunyai peran dalam menanggulangi terjadinya kasus yang menimpa perempuan dan anak di Kota Ledre.