#blokBojonegoroTV
Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan
Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan
Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan
Sebagai upaya memberikan keamanan bagi masyarakat yang melintasi perlintasan kereta api, Tahun 2020 ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, berencana akan menambah palang pintu perlintasan kereta api (KA) di dua titik. Pembangunan baru itu ada di dua desa yang ada didua kecamatan yakni di wilayah barat dan timur.
Dalam rangka menyikapi perkembangan kondisi darurat bencana wabah Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, PT Kereta Api Daop 8 Surabaya kembali menambah pembatalan operasional perjalanan kereta di bulan April tahun 2020 sebanyak 6 perjalanan.
Penutupan akses jalan yang melintasi rel Kereta Api (KA) turut Desa Sukowati Kecamatan Kapas, pasca terjadi kecelakaan, Selasa (17/3/2020) kemarin, membuat warga desa setempat harus memutar lebih jauh ke Desa Mojodeso, demi keselamatan.
Perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu dirasa sangat membahayakan bagi warga yang melintas.
Bagi sebagian orang dewasa, berpergian dengan transportasi darat, kereta api maupun bis merupakan hal yang lumrah. Tetapi lain cerita jika dilakukan oleh rombongan anak-anak TK, tentu ada keseruan tersendiri.
Para Porter Gembira, Banyak Kereta Berhenti di Bojonegoro
Dalam rangka mendukungan terhadap peningkatan perekonomian di kawasan Bojonegoro dan sekitarnya, sekaligus memenuhi animo masyarakat, terhitung mulai tanggal 15 Desember 2019, PT. Kereta Api Indonesia Persero (KAI) memberhentikan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya pasar Turi-Jakarta Gambir/PP di stasiun Bojonegoro untuk melayani turun-naik penumpang.
Kereta Anjlok dan Terguling di Stasiun Doplang Blora