Me Time, Cara Sederhana Menjaga Kewarasan
Me time merupakan sebuah istilah yang mengacu pada waktu seseorang yang di luangkan untuk dirinya sendiri. Setiap orang membutuhkan me time sejenak di tengah huru hara kehidupan.
Me time merupakan sebuah istilah yang mengacu pada waktu seseorang yang di luangkan untuk dirinya sendiri. Setiap orang membutuhkan me time sejenak di tengah huru hara kehidupan.
Pelayanan publik terus ditingkatkan Pemkab Bojonegoro untuk masyarakat. Kini, kendaraan roda dua dan empat yang berplat nomor S Bojonegoro digratiskan parkir.
Di antara ciri khas kaum wanita adalah mempunyai perhatian khusus pada perawatan tubuh, di antaranya adalah dengan berdandan atau memakai make up dan skincare. Di sisi lain, terkadang hal ini bisa menimbulkan persoalan dalam pelaksanaan wudhu.
Sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro mulai dilanda kekeringan. Guna mengatasi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mulai mendistribusikan bantuan air bersih di wilayah terdampak kemarau.
Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, akan segera menyalurkan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) 2025. Anggaran bantuan KIP ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).
Kemudahan dalam penggunaan WASIAT (WhatsApp Integrasi Antrean) mulai dirasakan oleh masyarakat Bojonegoro. Layanan ini mempermudah pasien dalam mendaftar dan mendapatkan nomor antrean di rumah sakit melalui aplikasi yang mudah dan cepat.
Menerima seratusan mahasiswa PC PMII Bojonegoro yang menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD Bojonegoro Kamis (4/9/2025) siang, pimpinan dewan janji memperbaiki kinerja.
Pemasangan banner bertuliskan Parkir Gratis untuk warga Kabupaten Bojonegoro terus dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro. Sejak kemarin, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah di dampingi Kepala Dishub, Kepala Satpol PP dan Kepala Bapenda, memasang di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bojonegoro.
Walimatul Maulid dan Haul Masyayikh Ponpes Sabilunnajah Simo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (31/8/2025) siang, begitu meriah.
Reyhan Saputra, siswa SMKN Purwosari, Bojonegoro, dulu sering merasa canggung saat harus berbicara di depan umum. Tapi kini, rasa gugup itu mulai sirna. Pelan-pelan, ia mampu menaklukkan panggung kecilnya sendiri, berbicara dengan lebih lantang dan penuh keyakinan.