Jalin Keakraban, Dispora dan Paskibraka Buka Puasa Bersama
Para anggota Pasukan Pengibar Bendahara (Paskibraka) Bojonegoro pada Jumat (2/6/2017) menggelar buka bersama (Bukber) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Para anggota Pasukan Pengibar Bendahara (Paskibraka) Bojonegoro pada Jumat (2/6/2017) menggelar buka bersama (Bukber) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Sudah menjadi tradisi, setiap Ramadan, Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio (HSB) Bojonegoro menyiapkan buka puasa bersama untuk umat Islam. Seperti yang diselenggarakan, Jumat (2/6/2017).
Untuk mencegah isu kriminalisasi ulama, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro berkunjung ke kediaman Habib Abdul Qadir Zen Al Jufri di Kecamatan Baureno Bojonegoro.
Puasa tidak hanya berdampak pada tubuh tetapi juga pada otak. Hal itu diungkapkan pakar neurosains dari University of califoria, Irvine, Taruna Ikrar.
Tidak biasanya Kang Sabar keluar rumah sambil berjaket tebal, memakai sarung dan peci putih. Selain itu masih ada syal Persibo Bojonegoro warna oranye terlilit di lehernya. Sambil berjalan menyusuri tanggul desa, karena berbatasan langsung dengan Bengawa Solo, ia meyilangkan tangan di dada. Bersedekap. Tubuhnya menggigil dan dari mulutnya saat membuang nafas seperti mengeluarkan asap putih.
Taman Talun, yang berada di Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro menjadi tempat favorit untuk menghabiskan waktu sembari menunggu azan maghrib di bulan Puasa ini. Banyak segerombol anak-anak, pemuda-pemudi, orang tua yang datang saat sore hari.
Suara jangkrik dari kejauhan bersahutan. Bumi mungkin sedang hangat-hangatnya. Sebab, sejak beberapa hari belakangan ini hujan turun, walaupun tidak seberapa basah. Namun, air dari langit cukup untuk mengisi rongga tanah yang sejak beberapa bulan kerontang, walaupun di tepian bengawan tidak seberapa tampak. Sebab, tanah berpasir dan tercampur lempung.
Nasib malang menimpa M.Nur Cahyo (17) remaja asal Desa Sraturejo Rt/Rw 01/03 Kecamatan Baureno, Bojonegoro itu siang tadi anak dari pasangan Sucahyono dan Kasemi ini ditemukan tengelam di embung desa setempat, Rabu (31/5/2017).
Melakukan pernikahan di bulan baik masih menjadi tradisi masyarakat Jawa, tak terkecuali di Kecamatan Temayang, Bojonegoro. Tak ayal, pada bulan Syawal yang diyakini sebagai bulan utama, banyak mempelai melangsungkan pernikahan.
Untuk mencegah lonjakan harga kebutuhan pokok Ramadan ini, Bulog menggelar Gerakan Stabilitasi Pangan (GSP) di beberapa wilayah yang ada di Bojonegoro. Seperti di barat Pasar Tradisional Bojonegoro, Jalan Rajawali, Gang Garuda, Sukosewu, Banjarsari dan lainnya.