Antisipasi Pupuk Kurang, Disperta Ajukan Tambahan
Hujan yang beberapa kali mengguyur wilayah Bojonegoro bisa dipastikan bahwa masa tanam setelah kemarau akan tiba, tentu kebutuhan akan pupuk para petani meningkat.
Hujan yang beberapa kali mengguyur wilayah Bojonegoro bisa dipastikan bahwa masa tanam setelah kemarau akan tiba, tentu kebutuhan akan pupuk para petani meningkat.
Suhu cuaca panas diBojonegoro memang butuh penanganan serius, terlebih lagi keberadaan proyek minyak dan gas bumi (Migas) di Bumi Angling Dharma dinilai memicu adanya pemanasan global sehingga suhu panas di Bojonegoro mencapai 40 derajat.
Awal musim penghujan ini lahan di dekat hutan tampak ramai petani yang sedang bercocok tanam. Memasuki musim penghujan ini, sebagiam besar petani menanami lahan tadah hujan milik pribadi atau pun lahan milik Perhutani dengan tanaman jagung.
Musim kemarau tahun ini cukup lama dibandingkan kemarau-kemarau musim lalu, hal itu menyebabkan sawah para petani mengalami kekeringan air. Salah satunya lahan pertanian yang seluas 12 hektare milik warga Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo, yang ditanami tanaman kapas.
Petani Kecamatan Sukosewu, pada musim kemarau selain tanaman tembakau yang menjadi pilihan utama, adapula beberapa jenis tanaman yang dipilih petani tanaman holtikultura seperti menanam tanaman cabai.
Menumbuhkan cinta lingkungan dengan cara merawat tanaman agar tercipta suasana sejuk dan nyaman di Kabupaten Bojonegoro terus dilakukan. Sehingga bupati mengajak siswa dan masyarakat agar menanam dan merawat tanaman untuk menghijaukan kembali alam di lingkungan sekitar.
Kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian khusus bagi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro hingga dilakukan rapat koordinasi (rakor) dengan lintas sektoral.
Bertepat di hari Lahirnya Pancasila dan bulan suci Ramdan, para pelaku seni menggelar Purnama Sastra Bojonegoro ke-44, Jumat (1/6/2017) malam. Bertempat di pelataran jalan Pondok Pinang (Ponpin), Desa Sukorejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, para seniman unjuk gigi di panggung terbuka.
Musim kemarau ini petani di Bubulan banyak yang memanen jagung di lahan Perhutani atau pun kebun.
Sebagian petani di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro memilih menanam cabai dari pada tanaman lain bukan tanpa alasan. Sebab tanaman yang bernama latin capsisum itu menurut petani panennya lebih capat.