Bulan Suro, KUA Sepi Nikahan
Pernikahan merupakan hal yang sakral yang terjadi sekali seumur hidup, memilih pasangan hingga hari pernikahan sudah pasti menjadi pertimbangan masyarakat, apalagi orang tua yang ingin menikahkan putra-putrinya.
Pernikahan merupakan hal yang sakral yang terjadi sekali seumur hidup, memilih pasangan hingga hari pernikahan sudah pasti menjadi pertimbangan masyarakat, apalagi orang tua yang ingin menikahkan putra-putrinya.
Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi kader kesehatan di tingkat desa, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang bekerjasama dengan STIKes ICsada Bojonegoro menggelar kelas komunikasi di Pusat Informasi Kesehatan (PIK), Desa Mojodelik Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada Rabu (12/9/2018).
Menik (25), salah satu ibu rumah tangga yang memilih untuk berjualan mi ayam untuk melengkapi kesibukannya sehari-hari. Wanita asal Kelurahan Ngrowo, Kecamatan /Kabupaten Bojonegoro ini telah berjualan mi ayam sejak tahun 2014.
Permohonan Dispensasi Nikah (Diska) bagi warga yang hendak melangsungkan perkawinan tapi masih di bawah umur di Kabupaten Bojonegoro ternyata masih bisa dibilang tinggi.
Peristiwa alam membuat beberapa warga di Desa/Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dibuat takjub. Pasalnya keanehan sebuah pisang yang berbuah dari tengah batang, berbeda dengan pisang pada umumnya. Buah pisang kecil yang familier disebut pisang ulin berbuah di belakang warung.
Warga Desa Kapas Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dibuat geram, Rabu (8/8/2018). Pasalnya, setelah perbaikan gerdu PLN selesai, barang elektronik milik warga yang menyala mengalami kerusakan.
Berdasarkan data dari US Census Bureau, perceraian umum terjadi ketika pernikahan menginjak usia tujuh tahun.
Pernikahan malam songo di Kabupaten Bojonegoro turun dari tahun sebelumnya. Meski begitu jumlah penurunan itu hanya beberapa persen. Itu terbukti masih banyaknya masyarakat yang melangsungkan akad nikah malam songo tersebut.
Tradisi melangsungkan akad pernikahan di malam songo alias sembilan dari tahun ke tahun masih diminati sebagian besar orang Jawa, khususnya warga Kabupaten Bojonegoro. Terbukti di masih banyak calon pengantin yang melangsungkan pernikahan pada malam songo tersebut.
Pada bulan Mei tahun 2018 ini, calon pengantin (catin) yang mengajukan Dispensasi Nikah (Diska) tergolong tinggi. Faktanya, ada 23 perkara yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro.