Begini Cara Mendapatkan LPG 3Kg dengan Harga yang Sesuai
Sulitnya masyarakat di Kabupaten Bojonegoro mendapatkan LPG 3Kg, apalagi dengan harga yang wajar, mendaptkan perhatian dari Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.
Sulitnya masyarakat di Kabupaten Bojonegoro mendapatkan LPG 3Kg, apalagi dengan harga yang wajar, mendaptkan perhatian dari Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.
Banyak masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, yang mengeluhkan susahnya mendapatkan LPG 3Kg beberapa hari ini. Kalaupun ada, harganya juga melambung tinggi. Bahkan, ada yang mencapai Rp30.000.
Wisata desa masih menjadi salah satu pilihan cara untuk meningkatkan ekonomi warga. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.
Beberapa hari terakhir sebagian warga di Kabupaten Bojonegoro kesulitan mendapatkan LPG 3Kg, lantaran diduga meningkatnya konsumsi masyarakat dalam penggunaan gas LPG tersebut.
Bertugas menyalurkan energi kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memiliki setidaknya 7 (tujuh) proses Quality Control sebagai langkah memastikan seluruh produknya sesuai spesifikasi dan memenuhi standar yang telah ditentukan.
Tepat empat hari sejak pendaftaran dibuka bagi konsumen yang ingin mendaftarkan kendaraannya sebagai pengguna BBM Subsidi (Biosolar dan Pertalite), PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) mencatat terdapat 50 ribu kendaraan ketika mulai diterapkan.
Operator Lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama mitra pendamping program, Yayasan Pelestarian Sumber Daya Alam Terpadu (Yayasan PESAT) melaksanakan musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima pembangunan infrastruktur di Desa Sumbertlaseh.
Operator Lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama mitra pendamping program, Yayasan Pelestarian Sumber Daya Alam Terpadu (Yayasan PESAT) melaksanakan musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima pembangunan infrastruktur di Desa Sukoharjo.
Operator Lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama mitra pendamping, Yayasan Pengelolaan dan Pelestarian Sumber Daya Alam Terpadu (PESAT). Memberikan pelatihan kepada sejumlah tim pelaksana (Timlak) pembangunan infrastruktur dua Desa penerima manfaat Program Aksi Kemitraan Pemberdayaan Masyarakat) (Patra Daya) Sabtu (25/9/2021).
Sebagai salah satu bagian dari komitmen industri hulu Migas dalam membangun masyarakat Bojonegoro, operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) atas persetujuan SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, memprakarsai Program Peningkatan Akses Ekonomi , Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat, melalui Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya).