Masjid Al Birru Pertiwi Serupa Dengan di Depok?
Masjid Al Birru Pertiwi yang berlokasi di Jalan Raya Bojonegoro Nganjuk tepatnya pada Dusun Nemon, Desa/Kecamatan Dander, memang berbeda dengan masjid lain yang ada di Bojonegoro.
Masjid Al Birru Pertiwi yang berlokasi di Jalan Raya Bojonegoro Nganjuk tepatnya pada Dusun Nemon, Desa/Kecamatan Dander, memang berbeda dengan masjid lain yang ada di Bojonegoro.
Di daerah Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro ada salah satu tokoh yang cukup tersohor hingga kawasan Kecamatan Sugihwaras. Masyarakat menyebutnya Mbah Kiai Abror. Ia diyakini sebagai perintis awal penyebar Islam di wilayah Kecamatan Sukosewu.
Suasana pemandangan kota dari atap gedung terbuka atau yang populer disebut rooftop menjadi tempat favorit masyarakat yang ingin menghabiskan waktu sembari menunggu azan Maghrib (ngabuburit).
Saat hari libur di bulan Ramadan, berlibur ke tempat religi masih menjadi pilihan Bagi sebagian warga masyarakat. Seperti pengunjung Masjid Al Birru Pertiwi, Desa/ Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur.
Ramadan, penarikan uang tunai di teller bank mengalami peningkatan. Peningkatan pengambilan ini terjadi sejak memasuki awal bulan Puasa dengan peningkatan berkisar sekitar 30 persen. Tarikan tunai kebanyakan antara Rp10 juta hingga Rp50 juta.
Sejumlah barang gadai di Kantor Pegadaian Bojonegoro mulai banyak ditebus oleh sejumlah nasabah. Hal itu disebabkan karena saat ini banyak petani yang sedang panen.
Benarkah Raden Hasaniman adalah seorang tokoh penyebar Agama Islam pertama di Kecamatan Ngasem? Menurut dari cerita yang berhembus di masyarakat bahwa islam pertama kali ada di daerah tersebut, berkat seorang yang bernama Hasaniman. Konon merupakan keturunan Betoro Katong dari Ponorogo.
Meski Hari Raya Idhul Fitri terbilang masih beberapa minggu lagi, namum aktivitas yang berada di Pasar Tradisional Bojonegoro mulai ada peningkatan pengunjung, seperti halnya para penjual pakaian baju muslim, celana, maupun yang lainnya mulai ramai diserbu pembeli.
Mayoritas petani yang berada di Kabupaten Bojonegoro, masih menggunakan cara tradisional untuk menanam maupun memanen hasil pertaniannya, seperti padi, jagung, maupun yang lainnya.
Salah satu penyebar Islam yang ada di Kabupaten Bojonegoro adalah Sunan Blongsong. Dia dikenal sebagai seseorang yang pertama kali menyebarkan agama Islam di sekitar daerah Desa Blongsong, Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Makam Sunan Blongsong yang memiliki nama lain Banung Sumitro ini berada di wilayah Jalur Bojonegoro-Surabaya masuk jalur poros desa timur SMP Ahmad Yani Baureno sekitar 150 meter.