Tanaman Tebu di 2 Desa di Ngasem Masuk Masa Panen
Tanaman tebu Perhutani Ptk. 78, RPH Ringinanom, BKPH Nglambangan, KPH Bojonegoro di Desa Setren dan Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, sudah memasuki masa panen.
Tanaman tebu Perhutani Ptk. 78, RPH Ringinanom, BKPH Nglambangan, KPH Bojonegoro di Desa Setren dan Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, sudah memasuki masa panen.
Dalam rangka peringati hari jadi Aston Bojonegoro city ke - 6 dan Fave hotel sudirman Bojonegoro ke -3, management gelar agenda 2020 tanam pohon jati yang berada di lingkup kawasan hutan RPH Dander, BKPH Dander, Selasa (7/1/2020).
Di usia yang sudah setengah abad, tenaganya masih kuat dan masih terlihat produktif untuk mengolah sule (susu kedelai).
Warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon dikejutkan dengan ditemukannya mayat laki-laki atas nama Sugik'ono (49) warga Desa Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem yang tergeletak dipetak hutan 69 A RPH Mundu BKPH Ngampel KPH Padangan, Minggu (14/9/2019). Mayat tersebut salah satu staf Perhutani KPH Bojonegoro, yang ditemukan meninggal diduga akibat kelelahan.
Luas lahan Perhutani Bojonegoro, mencapai sekitar 50 ribu hektare. Meski cukup luas, namun kini Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bojonegoro juga mencoba mengelola tanaman kayu putih dengan sistem pola plong-plongan, bahkan pengelolaan tanaman kayu putih sudah mulai ditanam di area hutan Bojonegoro sejak 2015 lalu.
Pendidikan masyarakat di wilayah hutan, perlu mendapatkan perhatian.Karena secara geografis, kondisi wilayah desa di hutan susah diakses, sehingga berdampak pada sumber daya manusia di sana.
Pada penyampaian materi di dalam Seminar Nasional 'Problematika Petani Hutan; Pendidikan dan Agraria' yang digelar oleh Society Education Centre (SEC) Bojonegoro, Wakil Administratur Perhutani KPH Bojonegoro, Slamet Juwanto, memaparkan tentang peran Perum Perhutani dalam pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan (MDH) dan pelestarian hutan.
Dari kacamata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito, antara Perhutani dan masyarakat kawasan hutan tidak begitu harmonis.
Dalam acara Seminar Nasional Problematika Petani Hutan; Pendidikan dan Agraria, Ketua Society Education Centre (SEC) Bojonegoro, Parto Sasmito menjelaskan, luas dataran di Bojonegoro 238.402 Km2. Di dalamnya, ada 93 ribu ha atau 43 % adalah kawasan hutan.
Hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro berada di kawasan hutan. Banyak pula desa-desa yang di dalam hutan dengan akses ke kawasan membutuhkan waktu dan tenaga ekstra dibanding dengan desa lainnya.