Imbas Harga Gabah, Penjualan Sepedah Motor di Showroom Anjlok
Imbas akibat anjloknya harga gabah rupanya tidak hanya dirasakan oleh petani saja, namun beberapa pengusaha showroom sepeda motor juga merasakan dampak akibat anjloknya harga gabah.
Imbas akibat anjloknya harga gabah rupanya tidak hanya dirasakan oleh petani saja, namun beberapa pengusaha showroom sepeda motor juga merasakan dampak akibat anjloknya harga gabah.
Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, petani perlu mencari alternatif saat untuk memulai tanam. Seperti halnya yang dilakukan petani di wilayah Desa Kolong Kecamatan Ngasem yang sebagian petani banyak beralih menanam kacang hijau dari pada jagung.
Bulan Juni curah hujan masih tinggi, setiap hari hujan masih turun hingga menyebabkan tanaman para petani mati. Menurut pantauan awak media blokBojonegoro.com hampir semua petani di daerah selatan Bojonegoro mengeluhkan hal ini.
Beberapa hari belakangan ini wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai diguyur hujan, meski intensitas hujan belum merata. Selain itu mendung yang bergelayut di langit juga kadang muncul di pagi hari menandakan musim penghujan akan tiba.
Jebakan tikus sawah dengan menggunakan strum listrik sering memakan korban. Namun, upaya membasmi hama tikus dengan cara seperti itu masih menjadi pilihan sebagian petani. Barangkali dibutuhkan cara lain untuk membasmi hama tikus dengan cara yang lebih aman namun efektif.
Pandemi Covid-19 yang masih terjadi tidak lantas membuat kegiatan pertanian berhenti. Terlebih dengan kegiatan pertanian di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Musim ini, selain menanam padi, para petani juga menanam jagung dan tengah memasuki masa panen.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro menggelar sayembara lomba tangkap tikus. Sayembara ini untuk mengatasi hama tikus yang menyerang tanaman petani.
Melihat banyaknya populasi tikus yang terus meningkat tentu akan mempengaruhi tanaman para petani, sehingga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro (Disperta) menggelar lomba tangkap tikus dan dihargai Rp2.000 per ekornya.
Jadikan Bojonegoro sebagai sentra produksi penghasil tembakau, petani tembakau Desa Ngujung, Kecamatan Temayang mendapat bantuan bibit tembakau Jawa dari Pemkab Bojonegoro, Rabu (26/5/2021).
Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bojonegoro serta Dinas PU SDA terkait kebutuhan air dalam musim tanam padi bulan Mei.