Skip to main content

Category : Tag: Ppm


EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Program PPM 2027

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memperkuat koordinasi untuk memastikan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memiliki keberlanjutan.

Migas Bojonegoro

Produksi Gas JTB Konsisten Lampaui Target, Topang Ketahanan Energi Nasional

Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperasikan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di wilayah Bojonegoro Jawa Timur terus menunjukkan kinerja positif dengan realisasi produksi gas yang konsisten melampaui target. Saat ini, produksi raw gas JTB mencapai 298,24 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), atau sekitar 4% di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan sekitar 9% di atas target Work Program & Budget (WP&B) 2026 yang disepakati bersama pemerintah melalui SKK Migas.

Belajar Bahasa Inggris Menarik Via Cerita, Dosen UNUGIRI Lahirkan Aplikasi ELMI untuk Guru MI

Komitmen peningkatan mutu pendidikan dasar, terus diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Salah satunya, Tim Dosen Unugiri Zumrotul Fauziah sebagai Ketua, Giati Anisah, dan Ahmad Manshur sebagai anggota, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG-MI) Kecamatan Malo melaksanakan pengabdian, dukungan pendanaan dari LPPM 2026.

Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Storytelling dan Sentuhan Inklusif

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, kualitas produk saja dinilai tidak lagi cukup untuk memenangkan hati konsumen. Melihat tren tersebut, Pertamina Patra Niaga mengembangkan strategi pembinaan UMKM dengan memperkuat storytelling atau narasi di balik setiap produk, sehingga memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Mutiara Islami

Bukan Sekadar Bantuan Sosial: Beginilah Rasulullah Membangun Kemandirian Ekonomi Umat

Salah satu persoalan yang hampir selalu dihadapi setiap masyarakat adalah kemiskinan. Tidak sedikit yang mengira bahwa kemiskinan cukup diatasi dengan bantuan sosial, sedekah, atau santunan. Padahal, bantuan semacam itu sering kali hanya menyelesaikan masalah dalam jangka pendek. Setelah bantuan habis, persoalan yang sama kembali muncul.